INDOZONE.ID - Melalui sesi workshop bersama para rekan media di hari Rabu (17/7/2024), Tim Yamaha Indonesia mempersembahkan produk terbaru mereka, yakni Yamaha Fazzio.
Dalam sesi tersebut, Aloysius Adhi Prasetyo selaku CCS & Yamaha Institute menjelaskan beberapa keunggulan dari Yamaha Fazzio.
Fun fact, Yamaha menyematkan nama “Fazzio” pada produk sepeda motor mereka yang satu ini sebagai identitas dari desain Yamaha Fazzio yang terkesan simpel dan modern.
“Nama ‘Fazzio’ itu diambil dari 2 kata, ‘Fashion’ yang diambil dari kata bahasa Inggris dan ‘Licio’ yang diambil dari bahasa Italia. Kalau diartikan, 2 kata tadi digabung jadi ‘Fazzio’, yang artinya ‘Simple Fashionable’.”, ucap Adi dalam menjelaskan arti dibalik nama “Fazzio”.
Baca Juga: Arti Kode 12 di Yamaha Aerox: Periksa Bagian yang Satu Ini!
Desain
Dari segi desain, Yamaha Fazzio menyematkan bentuk oval pada beberapa bagian body-nya, terutama pada bagian lampu dan speedometer.
Alasannya adalah untuk mendukung penampilan pengendara agar terlihat semakin berkelas.
Untuk jenis lampu yang digunakan, Yamaha Fazzio sudah dilengkapi lampu LED pada lampu depannya. Sedangkan lampu belakang dan lampu sein, masih menggunakan lampu bohlam.
Meski begitu, bagian lampu sein Yamaha Fazzio sudah tersedia lampu hazard sebagai penanda kondisi darurat saat berkendara.
Penggunaan lampu hazard pada Yamaha Fazzio sudah disesuaikan dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang peraturan berlalulintas pasal 121 ayat 1.
Di sisi lain, penggunaan lampu LED pada bagian lampu depan didasari oleh daya tahan lampu LED yang lebih awet dan mampu menghasilkan cahaya yang lebih terang.
Baca Juga: Penyebab Aerox Kode 12 dan Cara Mengatasinya dengan Mudah!
Speedometer pada Yamaha Fazzio tak hanya memiliki desain oval yang simpel dan modern, tapi juga memiliki fitur yang canggih dan informatif.
Para pengendara dapat melihat berbagai macam informasi, seperti indikator kecepatan motor, bahan bakar, lampu, jam, kondisi baterai/aki dan lainnya.
Di bagian bawah speedometer, ada tombol khusus yang dapat digunakan untuk mengganti indikator apa saja yang akan ditampilkan. Tombol tersebut dapat mengakses informasi soal jam, odometer, tripmeter dan kondisi baterai/aki.
Yamaha Fazzio juga menyediakan 2 aksesoris tambahan, yaitu Outer Luggage dan Cover Panel.
Sesuai namanya, Outer Luggage adalah bagasi tambahan yang terletak pada bagian luar motor. Adanya bagasi tambahan ini membantu para pengendara yang membawa barang banyak.
Sementara Cover Panel adalah aksesoris plat custom yang bisa digunakan pengendara untuk mengekspresikan keunikan dari gaya sang pengendara itu sendiri.
Performa dan Teknologi Modern
Pada mesinnya, Yamaha Fazzio menggunakan teknologi blue core hybrid, dimana teknologi ini memadukan mesin blue core Yamaha dengan motor listrik.
Torsi yang dihasilkan dari teknologi mesin ini memang lebih besar jika dibandingkan mesin blue core Yamaha pada umumnya. Dari segi efisiensi bahan bakar, mesin blue core hybrid jauh lebih irit dibanding mesin blue core biasa.
Karena mesin blue core hybrid memadukan tenaga BBM & tenaga listrik dalam menyalakan mesinnya, di dalamnya terdapat sebuah komponen yang bernama Electric Power Assist Start.
Komponen inilah yang akan membantu meningkatkan torsi saat akselerasi motor di 3 detik pertama setelah motor dinyalakan, sehingga motor akan terasa lebih ringan, halus dan bertenaga.
Baca Juga: Pilihan Mobil Blind Van Terbaik untuk Usaha yang Mesinnya Bandel dan Irit!
Torsi yang dihasilkan ketika Electrical Power Assist Start ini dinyalakan sebesar 10,6 Nm/4.500 rpm. Sementara daya maksimum yang dihasilkannya sebesar 6,2 kW/6.500 rpm.
Selain komponen Electrical Power Assist Start, Yamaha Fazzio juga dilengkapi dengan teknologi Smart Motor Generator (SMG), yakni sebuah teknologi pada motor pabrikan Yamaha yang membuat suara mesin motor terasa halus saat dinyalakan.
Menariknya, SMG pada motor Yamaha tidak hanya berfungsi sebagai penghalus starter, tapi juga berfungsi sebagai generator pengisi baterai.
Baca Juga: Daftar Mobil Toyota yang Hadir di GIIAS 2024, Wajib Jadi Pilihan!
Itu karena komponen SMG ini terletak pada poros yang sama dengan crankshaft, sehingga crankshaft tersebut bisa diputar langsung tanpa menggunakan gir transmisi.
Setelah motor menyala, SMG ini bekerja layaknya sebuah dinamo starter. Arus listrik mengalir ke kumparan dinamo dan menghasilkan medan magnet yang memutar poros SMG beserta crankshaft. Aliran listrik inilah yang berfungsi untuk mengisi ulang baterai.
SMG ini dikontrol menggunakan Starting Generator Control Unit (SGCU), sebuah komponen yang dapat mengatur kapan sebuah SMG bisa bekerja sebagai starter atau generator.
Baca Juga: 5 Manfaat Asuransi Mobil untuk Pengendara, Bisa Menguntungkan!
Piston mesin yang digunakan menggunakan bahan alumunium yang ditempa. Dalam prosesnya, alumunium tersebut akan ditekan dengan kekuatan sebesar 600 ton hingga strukturnya menjadi lebih tipis, padat, namun kuat.
Selain piston, bagian blok silinder Yamaha Fazzio juga menggunakan bahan alumunium. Namun bedanya, blok tersebut dibuat dari campuran bahan alumunium serta silikon.
Dalam prosesnya, campuran bahan tadi dibuat dengan teknologi modern die casting, sehingga dapat menghasilkan silinder yang berdaya tahan tinggi terhadap gesekan dan panas, kompresinya terjaga dengan baik, minim getaran dan mampu menghasilkan suara mesin yang lebih halus.
Bahan alumunium yang dipakai pada piston mesin dinamakan Forged Piston, sedangkan bahan yang dipakai pada silinder dinamakan DiASil Cylinder atau Die casting Aluminium silicon Alloyed.
Manfaat dari silinder dan piston tersebut adalah untuk menghasilkan bagian mesin yang 3 kali lipat lebih awet, kuat dan ringan.
Fun fact, Yamaha Fazzio bisa terhubung dengan smartphone milik kita melalui sebuah aplikasi yang dinamakan Yamaha Motorcycle Connect atau Y-Connect.
Ini adalah aplikasi berbasis smartphone yang menghubungkan ponsel kita dengan motor Yamaha Fazzio lewat fitur Communication Control Unit (CCU) yang terpasang di dalam motor.
Baca Juga: Pahami 5 Jenis Asuransi Mobil dan Kegunaannya, Wajib Tahu!
Fungsinya adalah untuk memberikan berbagai informasi secara real-time mengenai beberapa hal, diantaranya:
- Menampilkan notifikasi panggilan dan pesan yang masuk ke ponsel kita
- Menampilkan notifikasi pengingat jadwal servis berkala sepeda motor
- Memeriksa kondisi oli mesin dan baterai
- Menampilkan peringatan saat terjadi kerusakan atau masalah pada salah satu bagian sepeda motor
- Melacak lokasi parkir terakhir sepeda motor saat kondisi motor tidak terhubung dengan ponsel
- Merekam dan menganalisis gaya berkendara pengendara
Terdapat beberapa komponen pendukung yang saling terintegrasi agar fitur Y-Connect pada motor Yamaha bisa berfungsi dengan baik, antara lain:
- Communication Control Unit (CCU), sebagai kontroler elektronik sekaligus otak dari sistem Y-Connect pada motor Yamaha
- Aplikasi Y-Connect, sebagai antarmuka dalam mengakses berbagai informasi mengenai motor dan mengontrol berbagai fitur di dalamnya
- Bluetooth, sebagai media penghubung antara motor Yamaha dan smartphone agar proses transfer data dari CCU ke smartphone bisa diteruskan
- Electronic Control Unit (ECU), sebagai penerima data sensor dan perintah dari CCU untuk diolah dan diteruskan sebagai pengontrol komponen elektronik dan mesin motor
- Sensor, sebagai pendeteksi kecepatan mesin, suhu mesin, tekanan oli dan parameter lainnya yang mana datanya akan dikirim secara real-time ke CCU
- Aktuator, komponen dalam motor yang akan dikontrol ECU berdasarkan perintah dari CCU. Contoh komponen yang dikendalikan seperti injektor bahan bakar dan katup mesin.
Cara menghubungkannya sendiri menggunakan Bluetooth pada ponsel dan motor. Setelah itu, kita hanya perlu mengikuti instruksi pada aplikasi, memverifikasi koneksi Bluetooth, dan selesai. Fitur Y-Connect pun terhubung dan siap digunakan.
Baca Juga: 5 Tips Menghindari Tabrakan Beruntun di Tol, Wajib Simak!
Untuk cara kerjanya sendiri, setelah ponsel dengan motor terhubung, data dari sepeda motor dikirim secara real-time lewat CCU ke ponsel.
Saat kita melihat informasi dan memilih fitur pada aplikasi Y-Connect, perintah dari ponsel akan diteruskan ke CCU, lalu ke ECU dan terakhir ke aktuator pada motor.
Teknologi canggih Yamaha selanjutnya yang dihadirkan adalah Smart Key System (SKS). Ini adalah fitur yang dapat menyalakan motor tanpa menggunakan kunci atau yang disebut dengan teknologi keyless.
Pengendara akan diberikan sebuah remote control untuk menghidupkan, mengunci dan menyalakan motor. Ada 2 fungsi utama dari fitur ini, antara lain:
- Immobilizer, motor tidak akan bisa dinyalakan tanpa menggunakan remote
- Answer Back System, fungsi ini sangat berguna bagi kalian yang kesulitan mencari tempat dimana motor kalian diparkirkan. Cukup tekan tombol pada remote, maka motor akan mengeluarkan suara beserta lampu sein sebagai penanda lokasinya saat ini.
Apa yang terjadi jika remote kita hilang? Tentunya itu akan mempersulit kita dalam mengakses kembali motor Yamaha Fazzio milik kita.
Soal masalah itu, Adi mengingatkan kepada rekan media untuk menghafal nomor ID SKS dari motor Yamaha Fazzio milik kita. Nomor tersebut akan kita dapatkan saat kita membeli Yamaha Fazzio untuk pertama kalinya.
Dengan nomor tersebut, pengendara akan diberikan akses untuk menonaktifkan fungsi Immobilizer pada motor Yamaha Fazzio kita, sehingga kita bisa mengakses kembali motor seperti semula.
Perlu diingat bahwa kita harus segera menghubungi pihak dealer untuk mendapatkan remote baru untuk motor kita.
Pentingnya menghafal nomor ID SKS dari motor Yamaha Fazzio milik kita sangat berpengaruh dalam proses kalibrasi remote control baru setelah remote lama milik kita hilang.
Pasalnya, sekalipun kita sudah mendapat remote baru, proses kalibrasi tidak akan bisa dilakukan jika kita tidak mengingat nomor ID SKS tersebut.
Baca Juga: 5 Kelebihan Daihatsu Sigra Terbaru, Cocok untuk Mobil Keluarga Pertama!
Fitur terakhir yang dimasukkan ke dalam Yamaha Fazzio adalah Stop & Start System (SSS), satu fitur yang akan mematikan mesin secara otomatis dalam kondisi tertentu.
Cara untuk menyalakan kembali mesinnya pun sangat mudah, kalian hanya tinggal tancap gas saja dan motor akan berjalan kembali. Fitur ini sangat berguna dalam menghemat bahan bakar.
Soal cara kerjanya, fitur ini sudah diatur untuk mematikan mesin secara otomatis selama 5 detik. Biasanya, fitur ini akan aktif jika kita sedang berada di lampu merah.
Dalam proses menyalakan kembali mesin motor, fitur ini akan berkolaborasi dengan fitur SMG untuk menghasilkan starter mesin yang halus saat dinyalakan.
Fitur SSS juga bisa dipakai dengan mode mati seketika, artinya mesin akan langsung mati jika kita sedang berhenti. Fitur ini juga bisa kita lihat pada display speedometer, apakah fitur ini diaktifkan atau tidak.
Baca Juga: 3 Jenis Bensin Shell untuk Motor Matic, Mana yang Terbaik?
Fitur Praktis dalam Berkendara
Di poin selanjutnya, Adi menjelaskan mengenai berbagai macam fitur yang akan memberikan kesan praktis bagi para pengendara Yamaha Fazzio.
Terdapat 2 laci pada bagian depan jok, laci terbuka di sebelah kanan dan laci tertutup di sebelah kiri. Untuk bagian laci terbuka, pengendara bisa menyimpan barang seperti botol minum berukuran 600ml.
Sementara di bagian laci tertutup, di dalamnya terdapat Electric Power Socket yang bisa digunakan untuk mengisi baterai ponsel.
Di bawah kedua laci tadi, ada 2 gantungan barang yang berguna untuk mengaitkan barang bawaan kita. Dari segi modelnya, gantungan tersebut menggunakan model carabiner yang mampu mengait barang bawaan dengan kuat dan aman.
Baca Juga: Operasi Patuh 2024 Digelar di Jakarta, Ini Sebaran Lokasi Razianya!
Pada bagian dek kaki, ukurannya cukup luas. Dengan ukuran 245 mm, pengendara dapat merasakan kenyamanan pada kakinya, walau sedang membawa barang sekalipun.
Di bawah joknya, ada bagasi berukuran 17,8 liter yang dapat memuat berbagai perlengkapan dan barang bawaan milik pengendaranya.
Selain bagasi, Yamaha Fazzio juga dilengkapi oleh tangki BBM dengan kapasitas 5,1 liter, menjadikan perjalanan kita semakin menyenangkan dengan daya jelajah motor yang semakin jauh.
Yamaha Fazzio menggunakan ban berukuran 110/70-12 inci baik pada roda depan dan roda belakangnya. Untuk jenisnya sendiri, Yamaha Fazzio menggunakan ban tubeless.
Tujuannya adalah karena daya tahan ban tubeless yang jauh lebih kuat dibandingkan ban konvensional.
Dari segi bobot, Yamaha Fazzio memiliki bobot sebesar 95 kg. Dengan bobotnya yang ringan, pengendara dapat bermanuver dengan lincah.
Bukan cuma itu, bobot Yamaha Fazzio yang ringan juga cocok untuk digunakan oleh wanita. Kedua fitur tadi membuat Yamaha Fazzio terlihat berkelas karena melambangkan tampilan khas scooter retro.
Informasi Tambahan
Untuk menguji seberapa irit Yamaha Fazzio bila dipakai untuk melakukan perjalanan jauh, Yamaha bersama 30 rekan media melakukan percobaan bertajuk Clan of Classy di 3 kota, Yogyakarta, Jakarta dan Bali.
Baca Juga: Perbedaan Fitur Keyless dan Smartkey pada Mobil Kekinian, Lebih Aman Mana?
Dan hasilnya sangat memuaskan. Dengan kondisi bensin full tank, rata-rata Yamaha Fazzio hanya memakan konsumsi bahan bakar sebesar 71,1 km/liter. Konsumsi bahan bakar paling irit dari Yamaha Fazzio hanya sebesar 102,8 km/liter saja.
Yamaha Fazzio memiliki 2 varian yang dijual ke pasaran, ada varian Fazzio Neo dan Fazzio LUX Connected.
Untuk Fazzio Neo, varian ini memiliki 5 varian warna yang berbeda, mulai dari Yellow, Mint, Dull Blue, Orange dan Red. Soal harganya, varian Fazzio Neo dijual dengan harga Rp22,7 juta.
Baca Juga: 5 Motor Matic yang Sudah Pakai Keyless, Dijamin Anti Maling
Sedangkan varian Fazzio LUX Connected, ada 3 varian warna yang bisa dipilih, White Pearl, Prestige Silver dan Black. Harga per unitnya cuma Rp23,35 juta saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yamaha, Otomotifnet.com, Dealeryamaha.co.id, Yamahadeta.co.id, Blogotive