INDOZONE.ID - Xiaomi YU7 Max langsung menuai sorotan setelah insiden bantalan rem terbakar saat jalani uji coba di sirkuit.
Xiaomi menyebut kejadian ini sebagai “skenario ekstrem” dan menjelaskan penyebabnya dan mengklaim keamanan mobil tetap terjaga.
Dilansir dari Carnewschina, Minggu (29/6/2025), baru beberapa hari setelah debutnya, Xiaomi YU7 Max sudah menghadapi masalah serius.
Saat sesi uji coba media di sirkuit V1 Tianjin, bantalan rem mobil listrik ini sempat terbakar. Insiden itu terjadi usai mobil ngebut dan langsung parkir tanpa proses pendinginan.
Baca juga: Xiaomi YU7 Resmi Meluncur, Varian Tertinggi Dijual Rp740 Jutaan
Xiaomi menjelaskan bahwa ini bukan malfungsi, melainkan “skenario ekstrem” yang memicu suhu rem melonjak hingga lebih dari 600°C.
Penyebabnya adalah bahan organik dalam bantalan rem low metal, yang memang bisa terbakar sebentar pada suhu setinggi itu.
Meski api sempat muncul, sistem pengereman disebut masih berfungsi normal.
Xiaomi juga menegaskan bahwa saat kejadian, YU7 Max belum mengaktifkan fitur “Enhanced Energy Recovery” dalam Mode Master, yang fungsinya memang untuk mengurangi beban rem saat kondisi ekstrem seperti di lintasan.
Baca juga: Xiaomi SU7 Ultra Sang Penguasa Sirkuit Nurburgring Jerman
Xiaomi juga mengingatkan bahwa YU7 Max, bukan dirancang untuk digunakan di sirkuit tanpa modifikasi.
Meskipun performanya buas, mereka menyarankan pengguna agar memahami batas kendaraan sebelum mencoba manuver ekstrem.
Fitur Mode Master dengan pemulihan energi aktif seharusnya diaktifkan untuk menghindari kejadian serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carnewschina