INDOZONE.ID - Tesla merilis video demonstrasi terbaru teknologi Full Self-Driving (FSD). Mobil listrik itu menempuh perjalanan 580 km dari San Francisco ke Los Angeles tanpa sekali pun intervensi pengemudi, dan hanya berhenti sebentar untuk isi daya di Supercharger.
Dalam video yang diunggah di platform X, Tesla memperlihatkan mobilnya berjalan mulus dari Bay Area menuju Los Angeles.
Perjalanan sekitar 580 km itu ditempuh dalam waktu enam setengah jam.
Sepanjang perjalanan, pengemudi tidak perlu menyentuh setir, pedal gas, atau rem.
"Kendaraan tersebut tidak memerlukan intervensi pengemudi selama seluruh proses berkendara," ungkap Tesla.
Meski terlihat mulus, Tesla menegaskan bahwa FSD belum sepenuhnya otonom.
Teknologi ini beroperasi dalam mode "supervised". Artinya, pengemudi tetap wajib siap mengambil alih kapan pun dibutuhkan.
Baca juga: Box Xiaomi Puji Teknologi FSD Tesla, Akui Masih Harus Banyak Belajar
Untuk memastikan keselamatan, kamera kokpit melacak gerakan mata pengemudi.
Sistem ini dirancang agar pengemudi tetap fokus meski tidak memegang kendali penuh.
7 hour road trips aren’t so bad when your Tesla does all the driving pic.twitter.com/tIrmhDAbRf
— Tesla (@Tesla) August 12, 2025
Tesla menyebut FSD terus berkembang pesat dalam setahun terakhir. Peningkatan datang dari data jaringan saraf yang semakin kaya serta optimalisasi hardware di mobil listrik mereka.
Sejak akhir Juni 2025, Tesla bahkan sudah mengoperasikan layanan taksi tanpa sopir di Austin, Texas. Versi FSD yang dipakai di sana lebih canggih, bahkan tidak mewajibkan ada pengemudi di kursi depan.
Langkah Tesla ini semakin menegaskan ambisi mereka di dunia kendaraan otonom. Jika pengembangan berjalan lancar, FSD bisa membuka jalan bagi layanan mobil tanpa sopir yang benar-benar massal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ITHome