Momen saat Isuzu Panther milik Lurah diamuk massa. (jakartabarat24jam)
INDOZONE.ID - Baru-baru ini, insiden menegangkan terjadi di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Kejadian itu bermula saat massa aksi demo DPR, melakukan pengeroyokan terhadap mobil dinas Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, yang saat itu dikendarai oleh sopirnya, Asep Yudiana.
Massa yang melihat mobil berpelat merah langsung bereaksi, meneriakinya sebagai kendaraan anggota DPR. Meski Sidik sempat menurunkan kaca dan menjelaskan, dirinya bukan anggota dewan, amukan massa tetap tak terbendung.
Mobil Isuzu Panther Grand Touring yang digunakan Sidik menjadi sasaran lemparan dan pukulan bertubi-tubi. Kaca mobil pecah, bodi digedor dan ditendang, hingga kendaraan itu sempat terlibat tabrakan dengan gerobak siomay dan sepeda motor di lokasi kejadian.
Baca juga: Perbedaan Isuzu Panther Touring dan Grand Touring, Mana yang Lebih Bagus?
Sidik dan Asep pun menjadi korban pengeroyokan. Sidik menderita wajah babak belur akibat pukulan massa, sementara Asep mengalami memar di beberapa bagian tubuh.
Namun, yang menarik perhatian publik justru ketangguhan bodi Isuzu Panther Grand Touring tersebut.
Meski dihantam benda keras berkali-kali dan bahkan diseruduk ke objek lain, bodi mobil tetap kokoh dan tidak penyok parah, hanya mengalami kerusakan ringan di bagian cat dan panel luar.
Ilustrasi Isuzu Panther. (Isuzu)
Keunggulan ketahanan bodi Panther sebenarnya bukan hal baru bagi para penggemar mobil ini. Dikenal sebagai 'Rajanya Diesel', Isuzu Panther sudah lama mendapat reputasi sebagai mobil tangguh dengan bodi yang kuat dan rangka yang solid.
Rangka ladder frame yang digunakan pada Panther, menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini tahan banting. Struktur itu membuat kendaraan tetap kokoh meski terkena benturan keras.
Baca juga: 5 Kelebihan Isuzu Panther Touring Terbaru, Mobil Diesel Terbaik yang Teruji Ketahanannya!
Ditambah lagi, material panel bodinya yang tebal, membuat mobil ini tidak mudah penyok saat terkena hantaman. Kasus yang dialami mobil dinas Lurah Sidik ini, seakan menjadi bukti nyata ketahanan legendaris Panther.
Meski dihajar massa, dilempari batu, bahkan sempat menabrak objek lain, Panther tetap bisa melaju hingga akhirnya berhenti di lokasi aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber, Isuzu Indonesia