Ilustrasi produksi motor Suzuki di pabriknya di Tambun (Dok.Suzuki)
INDOZONE.ID - CDI, atau singkatan dari Capacitor Discharge Ignition, merupakan instrumen krusial dalam sistem pengapian kendaraan bermotor. Komponen ini menjadi standar pada hampir seluruh motor konvensional, termasuk seri Suzuki Shogun.
Penting untuk memahami bahwa setiap tipe motor memiliki konfigurasi pin CDI yang spesifik, kesalahan dalam penyambungan pin dapat berakibat fatal pada komponen elektrikal lainnya.
Meski desainnya beragam, fungsi utamanya tetap konsisten, yakni menyalurkan arus listrik ke koil agar busi dapat menghasilkan percikan api dengan timing yang presisi guna menjamin efisiensi pembakaran mesin.
Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Suzuki Siagakan 71 Bengkel di Jalur Tol
Terminal CDI pada merk suzuki memiliki warna kabel yang berbeda. Hal ini menjadi salah satu keunikan sepeda motor suzuki dengan sepeda motor yang lainnya.
Selain itu CDI pada motor suzuki shogun memiliki beberapa kelebihan, salah satunya yakni limiter pada CDI Shogun 110 yang tinggi sehingga tenaga yang dihasilkan akan lebih maksimal.
Terminal CDI suzuki shogun baik yang 110 maupun 125 cc memiliki terminal dengan jumlah 6 soket. Maka dari itu, dalam proses perakitan harus memperhatikan fungsi dari setiap soket pada CDI. Agar lebih jelas mengenai soket CDI shogun, berikut contoh gambaran Soket CDI shogun.
Berikut ini merupakan gambaran secara singkat untuk CDI pada motor suzuki shogun, perhatikan dengan baik-baik karena setiap pin memiliki fungsi khusus masing-masing, sehingga harus disambungkan dengan tepat.
Baca juga: Sangat Unik! Pickup Truck Ini Dipasangkan Mesin Suzuki Shogun 2001
Soket CDI Shogun Kebo (Shogun 110 Lama)
Soket CDI Shogun 110R New
Soket CDI Shogun 125
Penjelasan detail mengenai jalur soket ini disusun untuk membantu kamu mengenali sistem pengapian motor lebih dalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI