Thrust SSC (Institution of Mechanical Engineers)
INDOZONE.ID - Kendaraan yang melebihi kecepatan suara memang ada, seperti jet tempur hingga kendaraan darat berteknologi tinggi. Kecepatan ini dikenal sebagai Mach 1, yaitu sekitar 1.235 km/jam di udara, yang menjadi batas penting dalam dunia teknik dan aerodinamika.
Berbagai inovasi pun telah dilakukan manusia untuk menembus batas tersebut, baik di udara maupun di darat. Dalam prosesnya, aerodinamika menjadi kunci utama untuk mengatur aliran udara agar tidak menghambat laju kendaraan.
Pada kendaraan supersonik, rancangan bodi harus mampu meminimalkan Coefficient of Drag (COD) atau hambatan udara untuk menjaga efisiensi dan stabilitas.
Baca juga: Tercepat di GP Meksiko, Max Verstappen Ukir Sejarah
Jika pada pesawat fokusnya adalah gaya angkat (lift), pada kendaraan darat pemecah rekor, aerodinamika justru difokuskan pada downforce atau gaya tekan ke bawah. Gaya ini memastikan kendaraan tetap menapak sempurna di permukaan jalan dan tidak melayang akibat gaya angkat saat kecepatan tinggi.
Selain itu, pengaturan aliran udara yang tepat sangat krusial untuk meminimalkan gaya turbulen di bagian belakang kendaraan yang dapat mengganggu keseimbangan saat menembus dinding suara.
Berikut daftar kendaraan tercepat yang berhasil melampaui kecepatan suara, lengkap dengan tantangan teknis yang dihadapi.
Baca juga: Kembali Jadi yang Tercepat di Uji Coba Qatar, Pecco Puas Banget dengan Motor Ducati
Ilustrasi SR-71 Blackbird (YouTube/@Real Engineering)
Salah satu kendaraan paling ikonik yang mampu melaju jauh di atas kecepatan suara adalah Lockheed SR-71 Blackbird. Berdasarkan laman Simple Flying, Selasa (07/04/2026) pesawat ini dirancang sebagai pesawat mata-mata berkecepatan tinggi selama era Perang Dingin.
SR-71 mampu terbang lebih dari Mach 3, menjadikannya salah satu pesawat tercepat yang pernah dibuat. Dengan kecepatan tersebut, pesawat ini dapat menghindari ancaman rudal sekaligus menjalankan misi pengintaian dengan efektif.
Namun, kecepatan ekstrem ini membawa tantangan besar. Pilot harus menghadapi suhu tinggi akibat gesekan udara, tekanan ekstrem di ketinggian, serta kontrol pesawat yang sangat sensitif.
Bahkan, pengalaman terbangnya disebut menuntut fokus tinggi karena setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar.
Baca juga: Bugatti Veyron: Mengungkap Sejarah Supercar Tercepat dan Terkuat di Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Simple Flying, Institution Of Mechanical Engineers, The Conversation