Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 MEI 2026 • 20:27 WIB

VinFast Indonesia Masih Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan Taksi Green SM di Bekasi

VinFast Indonesia Masih Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan Taksi Green SM di BekasiKereta api (KA) jarak jauh melintas di samping taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
INDOZONE.ID - VinFast Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil investigasi resmi terkait kecelakaan kereta api yang melibatkan armada taksi Green SM di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 April 2026. Peristiwa tersebut diketahui menyebabkan belasan korban meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

"Pada prinsipnya tentu kami bersimpati, berduka cita mendalam atas kejadian tersebut. Saat ini prosesnya masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwenang, KNKT, kepolisian, dan beberapa instansi terkait," kata CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto seperti yang dikutip ANTARA.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan mendukung penuh proses investigasi yang saat ini dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kepolisian, dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: Pemerintah akan Evaluasi Perusahaan Taksi Green SM Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi

Menurut Kariyanto, VinFast juga bersikap kooperatif dengan memberikan berbagai data yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan tersebut.

"Green SM merupakan sister company atau taksi operator, customer kami juga. Tapi kami selaku brand holder, pemilik produk, tentu berkolaborasi, kita support semua penyelidikan yang ada dengan memberikan seluruh data yang kami miliki," katanya.

Ia menambahkan bahwa hasil akhir investigasi nantinya akan disampaikan langsung oleh pihak berwenang yang menangani kasus tersebut.

"Hasil akhirnya seperti apa? Nanti tentu itu statement akan diberikan oleh pihak yang terkait, dalam hal ini KNKT," ia menambahkan.

Baca juga: VinFast VF MPV 7 Rakitan Lokal Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp345 Jutaan

Green SM sendiri diketahui menjadi bagian dari ekosistem VinFast di Indonesia. Ekosistem tersebut meliputi VinFast Automobile sebagai pengelola pabrik di Subang, VinFast Trading Indonesia yang menangani distribusi kendaraan, serta VGreen Indonesia yang berfokus pada infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Meski demikian, Kariyanto menegaskan bahwa Green SM Indonesia merupakan perusahaan yang berdiri secara terpisah dari VinFast Indonesia.

"Green SM Indonesia itu perusahaan taksi terpisah, ada CEO-nya sendiri, ada perusahaannya sendiri. Jadi bagi kami Green SM itu adalah customer yang membeli kendaraan dari kami. Jadi itu merupakan entitas terpisah," kata Kariyanto.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini VinFast tetap berfokus meningkatkan pengalaman konsumen melalui layanan penjualan dan purnajual, termasuk menjalankan berbagai program untuk memperluas penerimaan kendaraan listrik VinFast di pasar Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

VinFast Indonesia Masih Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan Taksi Green SM di Bekasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!