INDOZONE.ID - GEAR ULTIMA membuktikan kemampuannya melintasi jalur ekstrem di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara, pada 29 Mei 2026.
Skutik 125 cc ini diajak menembus jalan berbatu, tanjakan curam, lumpur, hingga hujan deras dalam kegiatan bertajuk GEAR ULTIMA Jelajah Mountain yang berlangsung selama dua hari.
Lokasinya bukan sembarang tempat. Peserta harus mencapai kawasan sabana Gunung Sinabung yang berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
Perjalanan dimulai dari Dealer Yamaha Berastagi menuju kawasan kaki Gunung Sinabung. Tantangan langsung muncul saat rombongan memasuki area bawah gunung.
Jalur yang dilalui berupa tanah basah bercampur batu-batu besar. Hujan yang turun membuat permukaan jalan semakin licin.
Dalam kondisi seperti ini, traksi roda menjadi faktor penting agar motor tetap bisa bergerak stabil.
Baca juga: Yamaha Gear Ultima Digeber 43 Lap, Mesin Tetap Stabil
Bagi pengendara yang terbiasa riding di perkotaan, medan seperti ini jelas bukan rute harian. Bahkan beberapa titik mengharuskan peserta berkonsentrasi penuh karena kombinasi tanjakan panjang dan batu berukuran besar yang tersebar di sepanjang jalur.
Menurut Yamaha, mesin Blue Core Hybrid 125 cc pada Gear Ultima tetap mampu memberikan tenaga yang responsif saat melintasi tanjakan dengan kontur jalan yang tidak rata.
Tantangan semakin berat ketika rombongan mulai mendekati kawasan sabana. Jalur didominasi batu besar yang tidak beraturan dengan kondisi permukaan yang semakin licin akibat hujan.
Di medan seperti ini, pengendara harus menjaga keseimbangan sekaligus memilih jalur terbaik agar roda tidak kehilangan grip.
Handling yang ringan menjadi salah satu faktor yang membantu peserta bermanuver di jalur sempit pegunungan.
Kekuatan rangka juga menjadi perhatian dalam perjalanan ini. Jalur berbatu yang terus menghantam bagian bawah kendaraan menjadi ujian tersendiri bagi motor yang mayoritas digunakan sebagai kendaraan harian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YIMM