INDOZONE.ID - Lampu motor yang sering mati menjadi masalah yang cukup mengganggu saat berkendara.
Padahal, lampu sudah baru diganti, tapi tetap saja tidak bertahan lama. Ini tentu bikin pengeluaran jadi lebih banyak.
Kalau dibiarkan, masalah ini bisa berujung pada lampu motor mati total. Untungnya, penyebab lampu motor sering mati biasanya bukan hal besar dan bisa diatasi dengan cepat.
Berikut sembilan alasan utama lampu motor sering putus dan cara mengatasinya berikut ini.
Ilustrasi lampu motor yang mati.
Salah satu penyebab lampu motor sering mati adalah rumah lampu yang longgar atau retak sehingga air mudah masuk ke dalam reflektor. Jika air sudah masuk, lampu jadi cepat mati.
Ciri awalnya biasanya lampu berubah warna menjadi kehijauan. Untuk solusi lampu depan motor mati mendadak akibat air, segera keringkan dan ganti karet rumah lampu agar lebih rapat.
Baca Juga: 5 Manfaat Pasang Projie di Lampu Motor, Perjalanan jadi Lebih Terang!
Masalah kelistrikan lampu motor dan solusinya seringkali ada pada kabel yang rusak atau putus. Kabel yang korslet menyebabkan arus listrik tidak stabil, bahkan bisa memicu lampu meledak.
Cara memperbaikinya adalah dengan memeriksa kabel secara rutin dan mengganti kabel yang rusak.
Fitting atau dudukan lampu yang sudah longgar atau aus membuat sambungan kabel tidak optimal. Akibatnya, lampu mudah mati saat terkena getaran motor.
Untuk mencegah lampu motor mati total apa penyebabnya, pastikan selalu mengecek fitting lampu dan menggantinya jika sudah rusak.
Kotoran atau karat yang menumpuk pada saklar lampu membuat aliran listrik tidak stabil. Kalau saklar kotor, lampu motor sering putus dan mati mendadak. Bersihkan saklar secara rutin agar aliran listrik tetap lancar.
Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Lampu Motor yang Kusam, Mudah Kok!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com