INDOZONE.ID - Saat sedang mengemudi, tiba-tiba mobil terasa tidak stabil atau bergoyang di jalan, bisa menjadi pengalaman yang cukup menegangkan.
Mobil yang oleng, baik saat melaju dalam kecepatan tinggi maupun rendah, bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
Mengetahui alasan mobil oleng saat dikendarai, sangat penting agar pengemudi bisa segera mengambil tindakan tepat.
Berikut, cara mengatasi mobil terasa oleng serta solusi mobil goyang saat di jalan.
Ilustrasi mengendarai mobil yang terasa oleng.
Saat mobil tiba-tiba tidak stabil saat berkendara, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang. Hindari kepanikan karena reaksi panik bisa memperburuk keadaan.
Pegang setir dengan kedua tangan di posisi jam 9 dan 3 untuk menjaga kestabilan. Hindari gerakan mendadak yang bisa menyebabkan mobil semakin oleng.
Baca Juga: Ini Tampilan Kabin Mewah Huawei Maextro S800, Mobil yang Dipesan 3.600 Unit dalam Seminggu
Cara mengatasi mobil terasa oleng yang efektif adalah, dengan mengurangi kecepatan secara perlahan. Lepaskan kaki dari pedal gas dan biarkan kecepatan menurun secara alami.
Jika perlu menggunakan rem, tekan secara halus dan bertahap untuk menjaga mobil tetap stabil. Hindari pengereman mendadak, karena bisa memperburuk kondisi.
Begitu mobil mulai stabil, nyalakan lampu hazard sebagai tanda darurat, lalu arahkan kendaraan ke tempat yang aman seperti bahu jalan. Jangan berhenti secara tiba-tiba di tengah jalan, karena ini bisa membahayakan pengendara lain.
Menepi memungkinkan kamu memeriksa penyebab mobil oleng saat kecepatan tinggi atau rendah dengan lebih aman.
Ban adalah salah satu komponen utama yang memengaruhi kestabilan kendaraan. Tekanan angin yang kurang atau berlebihan, dapat menjadi penyebab mobil oleng saat dikendarai.
Gunakan alat ukur untuk memastikan tekanan ban sesuai standar. Jika ban terlihat rusak atau kempis, segera ganti dengan ban cadangan atau cari tempat pengisian angin terdekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com