Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 15:30 WIB

Penjualan Melempem, Toyota Fortuner Resmi Disuntik Mati di Australia dan Andalkan Land Cruiser!

Author

Toyota Fortuner (toyota.astra.co.id)

INDOZONE.ID - Toyota Australia akhirnya mengambil keputusan besar yaitu, Toyota Fortuner resmi dihentikan penjualannya mulai pertengahan 2026.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Selama lebih dari satu dekade hadir di Negeri Kangguru, performa penjualan Fortuner selalu berada di posisi bawah, jauh tertinggal dari para kompetitornya, bahkan dari model Toyota lainnya.

Keputusan ini otomatis membuat Australia tidak akan kebagian model facelift atau generasi terbaru Fortuner yang rencananya meluncur di beberapa negara pada tahun depan.

Kenapa Toyota Fortuner Disetop di Australia?

Tampilan Toyota Fortuner Facelift model 2021. (Dok.Toyota)

Menurut Sean Hanley, Wakil Presiden Divisi Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia, pergeseran selera konsumen menjadi penyebab utamanya.

Ia mengatakan, konsumen Australia kini cenderung memilih model lain yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan pergeseran preferensi konsumen di Australia, kami membuat keputusan untuk tak melanjutkan Fortuner,” ujar Hanley, dikutip dari CarExpert.

Baca juga: Update Harga Toyota Fortuner 2.8 GR Sport Terbaru Oktober 2025: Masih Jadi SUV yang Laris!

Hanley juga menjelaskan, para pengguna SUV ladder frame di sana lebih banyak beralih ke Hilux, atau naik kelas ke Land Cruiser Prado, dan Land Cruiser 300 Series, dua model yang memang jadi ikon di pasar Australia.

Jika melihat data penjualan, keputusan Toyota ini memang cukup masuk akal. Fortuner hanya mencatat 2.928 unit sepanjang tahun ini di Australia, angka yang jauh di bawah rival-rival utamanya. 

Sebagai pembanding, berikut data penjualannya:

  • Land Cruiser Prado: 23.298 unit
  • Ford Everest: 21.915 unit
  • Isuzu MU-X: 12.499 unit
  • Mitsubishi Pajero Sport: 5.014 unit

Baca juga: Toyota Fortuner G Diesel Terbaru Masih Banyak Diincar, Simak Harga dan Skema Cicilannya di Sini!

Fortuner bahkan hampir lima kali lebih sedikit dari penjualan Pajero Sport, yang selama ini menjadi saingan langsungnya. Fortuner pertama kali hadir di Australia pada 2015.

Dalam satu dekade perjalanannya, mobil ini memang tidak pernah berhasil mencapai dominasi seperti di Asia Tenggara.

Harga Fortuner vs Land Cruiser di Australia

Tampilan mobil Toyota Land Cruiser 2022 terbaru (photo/Toyota)

Secara harga, Fortuner sebenarnya berada di segmen yang lebih terjangkau. Namun hal ini tetap tidak mampu mendorong pembeli:

  • Toyota Fortuner Mulai AU$58.000 – AU$71.000
    (sekitar Rp634 juta – Rp776 juta)
  • Toyota Land Cruiser Prado AU$77.000 – AU$106.000
    (sekitar Rp841 juta – Rp1,1 miliar)

Selisih harga yang tidak terlalu jauh membuat banyak konsumen merasa lebih “aman” naik kelas ke Prado, yang sudah terkenal dengan ketahanan dan kemampuan off-road-nya.

Baca juga: Mending Toyota Fortuner GR Sport atau Innova Zenix Q Hybrid Modellista? Cek Perbandingannya!

Bukan karena kualitasnya buruk, tapi karena pasar Australia punya karakter yang berbeda, mereka lebih suka SUV besar dengan kemampuan off-road berat, atau tetap setia dengan ute (double cabin) seperti Hilux.

Dengan dihentikannya Fortuner, Toyota Australia kini mengandalkan jajaran Land Cruiser untuk mengisi pasar SUV ladder frame.

Land Cruiser baik Prado maupun 300 Seriesmemang jadi primadona di sana. Popularitas yang kuat, reputasi durability, hingga kemampuan jelajah yang luar biasa, membuat SUV ini jadi pilihan utama keluarga dan petualang di Australia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: CarExpert

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU