INDOZONE.ID - BYD Di-Space adalah salah satu museum sains pertama di dunia yang secara khusus membahas teknologi New Energy Vehicle (NEV).
Dibuka pada 2024, museum ini mengusung konsep imersif. Jadi p3ngunjung bukan sekadar melihat, tapi ikut merasakan dan memahami alat yang dipamerkan.
Terletak di Distrik Erqi, Zhengzhou, Di-Space dirancang sebagai ruang publik dengan luas area pameran 15.000 meter persegi dan area luar ruang 8.500 meter persegi.
BYD menginvestasikan sekitar 200 juta yuan untuk membangun ekosistem edukasi ini.
BYD memposisikan Di-Space sebagai platform pembelajaran publik tentang transisi energi dan mobilitas bebas emisi.
“BYD Di-Space bukan hanya sekadar museum, tetapi juga sebagai wujud komitmen kami untuk menempatkan sejarah, sains, teknologi, dan inovasi NEV dalam ruang publik,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia dikutip Indozone, Minggu (25/1/2026).
Baca juga: Kenapa Harga Mobil Listrik BYD Lebih Murah? Ini Faktor yang Bikin Harganya Kompetitif
Ia menegaskan bahwa literasi teknologi adalah kunci, agar masyarakat lebih siap menerima kendaraan energi baru sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menelusuri Sejarah dan Evolusi Teknologi BYD
Perjalanan dimulai dari lantai pertama. Pengunjung diajak melihat evolusi energi dalam dunia transportasi, lengkap dengan konteks sejarah global.
Di sini, BYD menampilkan perjalanan awal mereka di industri kendaraan listrik, termasuk mobil konsep ET yang diperkenalkan pada 2004.
Pendekatan ini membuat teknologi terasa lebih “masuk akal” karena dibangun dari cerita masa lalu.
Dua lantai berikutnya fokus pada teknologi utama BYD. Ada simulasi proses manufaktur hingga pameran teknologi seperti Blade Battery, e⁴ Platform, sistem suspensi cerdas Yun Nian, dan teknologi Dual Mode (DM) generasi kelima.
Salah satu instalasi paling mencolok adalah Patent Waterfall. Lebih dari 10.000 paten BYD ditampilkan dalam bentuk visual, menegaskan kuatnya riset dan pengembangan sebagai fondasi industri NEV.
Di lantai teratas, Di-Space berubah menjadi ruang belajar terbuka.
Ada kelas multifungsi, ruang diskusi, hingga area yang bisa dikurasi untuk berbagai kegiatan edukatif lintas generasi.
Fungsinya untuk membuka ruang dialog tentang masa depan mobilitas berkelanjutan.
Di luar ruang pameran, BYD Di-Space dilengkapi plaza dan aula multifungsi. Area ini rutin dipakai untuk pameran seni, kompetisi teknologi, dan kegiatan komunitas.
Ada juga Naked-Eye 3D folding corner seluas 260 meter persegi yang menampilkan visual evolusi NEV BYD secara imersif.
Sebagai pelengkap, tersedia showroom yang menampilkan berbagai model kendaraan BYD Group. Pengunjung bisa langsung menghubungkan pemahaman teknologi dengan produk nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BYD Indonesia