INDOZONE.ID - Lotus For Me adalah SUV hybrid performa tinggi dari Geely yang akan meluncur di China pada akhir Maret 2026.
Mobil ini mengusung tenaga 952 hp, akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,3 detik, dan jangkauan gabungan lebih dari 1.400 km.
Lotus bukan lagi sekadar merek mobil sport Inggris yang hidup dari nostalgia. Di bawah kepemilikan Geely, merek ini sedang bertransformasi besar-besaran.
SUV hybrid ini bukan sekadar kendaraan keluarga bertenaga besar.
Lotus menyebutnya sebagai implementasi filosofi LTS (Lotus Tuned Specification).
Baca juga: Geely Gaspol Buka Tiga Dealer Sekaligus di Awal Tahun 2026 Guna Perkuat Layanan di Indonesia
Baca juga: Harga Rp229 juta, Mobil Listrik Geely EX2 Sudah Dipesan hingga 1.500 Unit
Spesifikasi Lotus For Me
Melansir Carnewschina, Kamis (5/6/2026), For Me ditenagai arsitektur X-Hybrid 900V.
Sistem ini menggabungkan mesin bensin 2.0T dengan dua motor listrik, menghasilkan total 952 tenaga kuda.
Hasilnya: 0–100 km/jam dalam 3,3 detik. Seperempat mil selesai dalam 11,16 detik. Angka yang biasanya hanya ada di supercar, bukan SUV keluarga.
Lotus membanggakan soal konsistensi performa. Saat baterai tinggal 10%, mobil ini diklaim masih bisa sprint 0–100 dalam 3,5 detik. Selisihnya cuma 0,2 detik dari kondisi penuh.
Baterai 70 kWh dan Jangkauan 1.400 Km
Paket baterai 70 kWh dengan tingkat pengosongan 11C menjadi tulang punggung sistem hybrid ini.
Sistem onboard 150 kW menjaga baterai tetap di kisaran 30–80% selama perjalanan, sekaligus bisa menambahkan energi 25 kWh per jam saat melaju di jalan tol.
Kombinasi inilah yang menghasilkan klaim jangkauan lebih dari 1.400 km, gabungan bensin dan listrik, bukan murni elektrik.
Untuk konteks, itu setara perjalanan Jakarta–Surabaya pulang-pergi tanpa harus pusing cari SPBU atau charging station.
Interior
Tampilan kabin For Me memiliki panel instrumen digital ramping, HUD berukuran besar, dan layar sentuh mengambang di konsol tengah.
Roda kemudinya berbentuk empat palang tanpa lingkaran penuh. Desain yang kini makin umum di mobil performa.
Konsol tengah bertingkat dilengkapi pencahayaan ambient multi-warna.
Kontrol perpindahan gigi tersedia dalam dua versi. Fisik dan elektronik. Pilihan yang cukup bijak untuk segmen yang targetnya luas.
Pengembangan For Me melibatkan dua tim. Insinyur Inggris yang fokus pada dinamika sasis, dan tim China yang mengerjakan teknologi penggerak serta sistem bantuan pengemudi.
Peluncuran dimulai di China akhir Maret 2026. Eropa menyusul pertengahan tahun, lalu Amerika Utara, Timur Tengah, dan Asia-Pasifik setelahnya.
Indonesia termasuk Asia-Pasifik. Jadi, bisa masuk. Pertanyaannya hanya soal kapan dan di harga berapa?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carnewschina