INDOZONE.ID - Mudik Lebaran sambil puasa bukan hal sepele. Dehidrasi, kantuk, emosi tidak stabil, dan kemacetan jelang buka puasa adalah empat faktor yang bisa mengancam keselamatan berkendara.
Puasa berarti tidak minum selama lebih dari 12 jam. Bagi yang aktif berkendara, risiko dehidrasi meningkat signifikan.
Gejalanya bisa sekadar pusing ringan atau kepala berat, tapi cukup untuk bikin konsentrasi buyar di jalan.
Berikut ini tips yang bisa dilakukan agar aman mudik Lebaran 2026 saat berpuasa.
Baca juga: Checklist Servis Mobil Sebelum Mudik Lebaran
Dehidrasi
Biar tetap fokus dan kuat saat puasa ketika berkendara, ada formula sederhana yang bisa diterapkan.
Kamu bisa minum 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat buka, dan 2 gelas sebelum tidur.
Hindari kopi dan minuman bersoda. Pasalnya, kedua minuman ini bersifat diuretik alias justru mempercepat kehilangan cairan tubuh.
Buah-buahan dan sayuran setelah buka puasa juga membantu pemulihan cairan lebih cepat.
Baca juga: 5 Tips Servis Kendaraan Demi Perjalanan Mudik yang Menyenangkan
Merasa Ngantuk
Ada alasan mengapa jam tengah hari saat puasa terasa paling berat. Puncak rasa lapar dan kekurangan cairan biasanya terjadi antara pukul 13.00 hingga 16.00.
Power nap 30 menit di jam makan siang terbukti efektif memulihkan kondisi dan mencegah microsleep.
Tidur minimal 6 jam malam hari juga krusial. Hindari menggunakan HP sebelum tidur. Pasalnya cahaya biru dari smartphone secara ilmiah mengganggu kualitas tidur.
Emosi Naik
Mudah tersulut emosi saat puasa punya penjelasan medis. Ketika asupan makanan berhenti, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin untuk memecah cadangan energi.
Efek sampingnya sebagian orang jadi lebih sensitif, kurang sabar, bahkan lebih agresif di jalan.
Solusinya bukan sekadar "sabar". Konsumsi makanan tinggi serat dan protein saat sahur oatmeal, telur, kacang-kacangan bisa membantu kadar gula darah lebih stabil sepanjang hari.
Selain itu, olahraga ringan 30 menit sebelum buka puasa juga membantu menstabilkan suasana hati.
Nah yang penting lagi, jangan terprovokasi. Tidak ada yang menang dari konflik di tengah kemacetan.
Macet Jelang Buka
Fenomena pasar takjil dadakan dan rush hour menjelang maghrib adalah kombinasi paling melelahkan selama Ramadan. Jalan bisa tiba-tiba berhenti total di titik yang sebelumnya lancar.
Saran paling jitu yaitu buka puasa dulu di tempat yang nyaman, baru pulang setelah lalu lintas mereda.
Kalau terpaksa buka di jalan, siapkan bekal dari rumah, jangan andalkan beli dadakan saat macet.
Pokoknya jangan makan terlalu kenyang sesaat sebelum atau saat masih harus mengemudi, karena tubuh akan mengalihkan energi ke sistem pencernaan dan memicu kantuk.
"Sejalan visi Life is Easy with Auto2000 Dekat, Nyaman, dan Lengkap, kami mendukung mobilitas AutoFamily yang ingin menjalankan ibadah puasa dengan baik dan tanpa kendala,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 dalam pernyataannya yang diterima Indozone, Kamis (12/3/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000