Jumat, 03 APRIL 2026 • 15:19 WIB

Pahami 5 Tips Berkendara Hemat BBM Ala Rifat Sungkar, Penting Banget Nih!

Author

BYD Atto 1 dibekali dengan tiga mode berkendara yang bisa disesuaikan. (Doc: BYD Indonesia)

INDOZONE.ID - Di tengah fluktuasi harga energi pada April 2026, efisiensi bahan bakar menjadi prioritas utama bagi setiap pemilik kendaraan. Menariknya, hemat BBM bukan hanya soal kecanggihan teknologi mobil yang kamu kendarai, melainkan kombinasi antara kesehatan mesin dan perilaku kamu di balik kemudi.

Pembalap rali legendaris Indonesia, Rifat Sungkar, menekankan bahwa kunci utama efisiensi terletak pada bagaimana kita memperlakukan kendaraan sebagai satu kesatuan sistem yang optimal.

Rifat membagikan perspektif bahwa setiap tetes bahan bakar sangat bergantung pada keputusan pengemudi dalam mengelola tenaga mesin. Berikut adalah 5 tips berkendara hemat BBM ala Rifat Sungkar yang sangat penting untuk kamu terapkan.

Tips Berkendara yang Hemat BBM Ala Rifat Sungkar

1. Menjaga Kondisi Mesin di Titik Optimal

Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/rawpixel)

Kesehatan mesin merupakan fondasi utama dari efisiensi. Menurut Rifat, mesin yang dalam kondisi "capek" atau tidak terawat akan bekerja jauh lebih berat dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar dibandingkan mesin yang prima.

Performa mesin yang optimal sangat dipengaruhi oleh penggunaan pelumas yang tepat, kebersihan filter bahan bakar, serta sistem pengapian yang terjaga seperti kondisi busi yang masih bagus.

Meskipun mobil modern saat ini sudah sangat canggih, perawatan berkala pada komponen injektor tetap diperlukan agar proses pembakaran tetap berada di titik paling efisien.

2. Menghindari Gaya Berkendara Agresif

Ilustrasi terjebak kerumunan massa saat mengemudi mobil. (Dok. Auto200)

Faktor terbesar kedua yang menentukan keborosan BBM adalah perilaku pengemudi itu sendiri. Gaya berkendara yang sering melakukan pengereman dan akselerasi secara mendadak atau stop-and-go yang tidak perlu sangat menguras energi.

Baca juga: Berkendara Aman, Fitra Eri Mampir ke Posko Mudik Rest Area 57 untuk Cek Ban hingga Main PS 5

Rifat sangat menyarankan gaya berkendara yang halus dan mengalir (flowing) saat menginjak pedal gas. Dengan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, kamu bisa meminimalisir penggunaan rem yang berlebihan dan menjaga momentum kendaraan agar tetap stabil, yang secara langsung akan menghemat konsumsi bensin secara signifikan.

3. Menjaga RPM Rendah dengan Kecepatan Optimal

Ilustrasi speedometer mobil. (Astra Otoshop)

Prinsip dasar efisiensi yang dibagikan Rifat adalah bagaimana mencapai kecepatan setinggi mungkin namun dengan putaran mesin (RPM) serendah mungkin.

Semakin tinggi RPM yang kamu gunakan, semakin besar pula energi yang dibakar oleh mesin. Bagi kamu pengguna mobil otomatis, sistem gearbox sebenarnya sudah dirancang untuk mencari titik efisiensi terbaik secara mandiri.

Baca juga: 5 Cara Aman Berkendara di Jalan Tol Saat Mudik untuk yang Baru Bisa Nyetir, Jangan Asal!

Kamu cukup memanfaatkan fitur atau mode berkendara 'Eco' jika tersedia pada mobilmu untuk membantu sistem elektronik mengatur penyaluran tenaga yang paling hemat.

4. Penggunaan Gigi yang Tepat pada Mobil Manual

Ilustrasi Transmisi Manual

Khusus untuk pengguna mobil manual, kebiasaan menahan gigi rendah pada putaran mesin yang tinggi adalah penyebab utama borosnya BBM.

Rifat mengingatkan agar pengemudi segera melakukan perpindahan ke gigi yang lebih tinggi sesuai dengan kecepatan kendaraan. Dengan memposisikan gigi setinggi mungkin pada RPM yang rendah, beban kerja mesin menjadi lebih ringan.

Baca juga: Apa itu Planetary Gear? Penjelasan Lengkap Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Mobil

Penyesuaian gigi yang tepat terhadap ritme jalanan akan memastikan mesin tidak "berteriak" dan membuang bensin secara cuma-cuma.

5. Mengubah Pola Pikir (Mindset) Berkendara

Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)

Tips terakhir yang paling krusial adalah perubahan mindset. Efisiensi energi harus dimaknai sebagai kesediaan pengemudi untuk mengorbankan sedikit lonjakan tenaga demi konsumsi bahan bakar yang lebih bijak.

Baca juga: 5 Cara Aman Mengemudi Mobil Matic di Jalan Tol: dari Jaga Jarak hingga Hindari Menyalip

Rifat menjelaskan bahwa kapasitas tangki kendaraan saat ini sebenarnya sudah sangat mencukupi kebutuhan mobilitas harian. Sebagai gambaran, mobil pribadi dalam penggunaan normal hanya membutuhkan sekitar 3 hingga 5 liter per hari untuk jarak tempuh 30 sampai 50 km.

Dengan pola pikir yang tenang dan tidak terburu-buru, satu kali pengisian penuh sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan transportasi kamu selama beberapa hari ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU