INDOZONE.ID - Banyak yang masih bingung soal asal-usul MG. Sebagian menganggap MG adalah mobil Inggris, sementara yang lain menyebutnya merek China. Keduanya sebenarnya tidak sepenuhnya salah.
MG lahir di Inggris pada 1924 sebagai merek mobil sport legendaris, tetapi kini dimiliki oleh SAIC Motor, salah satu perusahaan otomotif terbesar di China.
Melansir laman resmi, MG merupakan singkatan dari Morris Garages, sebuah dealer dan bengkel mobil yang beroperasi di Oxford, Inggris.
Merek ini mulai dikenal pada 1924 berkat peran Cecil Kimber, seorang manajer yang mengembangkan mobil-mobil Morris menjadi kendaraan dengan karakter lebih sporty.
Pada masanya, MG identik dengan mobil sport ringan yang menawarkan sensasi berkendara menyenangkan tanpa harga yang terlalu mahal.
Model seperti MG T-Series, MGA, dan MGB kemudian menjadi ikon otomotif Inggris.
Bahkan di era 1950-an hingga 1970-an, MG termasuk salah satu merek sport yang cukup populer di Amerika Serikat.
Baca juga: MG S5 EV Jadi Andalan Baru MG di Segmen SUV Listrik Compact
Baca juga: MGS5 EV Resmi Diperkenalkan, SUV Listrik Baru MG untuk Keluarga
Sempat Berganti Pemilik Berkali-kali
Perjalanan MG tidak selalu berjalan mulus.
Seiring perubahan industri otomotif Inggris, MG beberapa kali berganti kepemilikan. Merek ini pernah berada di bawah British Motor Corporation (BMC), lalu masuk ke dalam grup British Leyland.
Kondisi industri otomotif Inggris yang penuh tantangan membuat banyak produsen lokal mengalami kesulitan keuangan. MG menjadi salah satu merek yang terdampak.
Pada 1994, BMW dari Jerman mengakuisisi Rover Group yang saat itu menaungi MG. Namun kerja sama tersebut tidak berlangsung lama.
Beberapa tahun kemudian, MG kembali berpindah tangan dan menjadi bagian dari MG Rover Group.
Bangkrut dan Dibeli Perusahaan China
Titik balik terbesar dalam sejarah MG terjadi pada 2005.
Saat itu MG Rover Group mengalami kebangkrutan setelah bertahun-tahun menghadapi masalah finansial. Produksi kendaraan berhenti dan masa depan merek MG sempat tidak jelas.
Di tengah kondisi tersebut, perusahaan China bernama Nanjing Automobile Corporation membeli aset serta hak penggunaan merek MG.
Akuisisi itu menjadi langkah awal kebangkitan MG di era modern.
Menariknya, meski berpindah ke tangan perusahaan China, identitas Inggris MG tetap dipertahankan karena memiliki nilai sejarah yang kuat di pasar global.
Kini Jadi Bagian SAIC Motor
Perubahan berikutnya terjadi pada 2007 ketika Nanjing Automobile diakuisisi oleh SAIC Motor (Shanghai Automobile Industry Corporation).
SAIC Motor merupakan salah satu produsen kendaraan terbesar di China yang juga memiliki berbagai kerja sama dengan merek global seperti Volkswagen dan General Motors di pasar domestik China.
Sejak akuisisi tersebut, MG resmi menjadi bagian dari grup SAIC Motor.
Di bawah kepemilikan baru, MG bertransformasi dari merek mobil sport tradisional menjadi produsen kendaraan modern yang fokus pada SUV, mobil listrik, dan teknologi digital.
Model seperti MG ZS, MG HS, MG4 EV, hingga Cyberster menjadi wajah baru MG di pasar global.
Jadi MG Mobil Inggris atau China? Jawabannya adalah keduanya.
Oleh karena itu, jika ditanya mobil MG buatan mana, jawaban paling akurat adalah MG merupakan merek otomotif asal Inggris yang kini dimiliki dan diproduksi oleh perusahaan China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MG Motor Indonesia