INDOZONE.ID - Audi Nuvolari diperkenalkan sebagai supercar hybrid terbaru yang sekaligus menjadi mobil produksi paling bertenaga dalam sejarah Audi.
Melansir laman Audi, mobil tersebut menggabungkan mesin V8 biturbo dan tiga motor listrik dengan total tenaga mencapai 1.001 PS.
Gabungan tenaganya mampu membuat Audi Nuvolari melesat dari 0-100 km/jam dalam 2,6 detik dan menyentuh kecepatan puncak lebih dari 350 km/jam.
Produksinya dibatasi hanya 499 unit, dengan pengiriman pertama dijadwalkan pada paruh pertama 2027. Harganya 520.000 euro atau setara Rp 10,8 miliar.
“Dengan Audi Nuvolari, kami mempercepat kemajuan teknologi, berfokus pada teknologi, performa, dan eksekusi melalui kerja tim,” kata CEO Audi, Gernot Dollner.
Baca juga: Audi Q5 Sportback Terbaru Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Tembus Rp1.9 M: Apa Kelebihannya?
Hybrid dengan Empat Penggerak
Di balik bodinya, Audi Nuvolari menggunakan mesin V8 biturbo 4.0 liter yang menghasilkan 800 hp. Mesin tersebut dipadukan dengan tiga motor listrik fluks aksial berdaya 110 kW per unit.
Total output sistem mencapai 736 kW atau 1.001 PS. Torsi mesin bensinnya sendiri mencapai 730 Nm dan sanggup berputar hingga 10.000 rpm, angka yang biasanya lebih dekat dengan dunia balap daripada mobil jalan raya.
Dua motor listrik ditempatkan di poros depan dan berfungsi sebagai bagian dari sistem penggerak semua roda quattro. Sementara satu motor lainnya ditempatkan di antara mesin dan transmisi.
Audi mengklaim mobil ini mampu berakselerasi dari 0-200 km/jam hanya dalam 6,8 detik.
Audi juga memperkenalkan sistem baru bernama quattro predictive ride.
Sistem ini memanfaatkan data dari berbagai sensor kendaraan seperti sudut kemudi, akselerasi, yaw rate, hingga tingkat cengkeraman ban. Tujuannya sederhana: memprediksi potensi kehilangan grip sebelum benar-benar terjadi.
Saat mobil mendeteksi risiko kehilangan traksi saat menikung, distribusi tenaga, pengereman, dan aerodinamika akan menyesuaikan secara otomatis.
Body Karbon dan Kabin Fokus Pengemudi
Audi Nuvolari menggunakan struktur terbaru Audi Space Frame yang dipadukan dengan panel eksterior berbahan serat karbon atau CFRP.
Mayoritas panel bodi dibuat menggunakan teknologi yang biasa digunakan di Formula 1, agar menjaga bobot tetap ringan sekaligus meningkatkan kekakuan struktur.
Di dalam kabin, Audi memilih desain yang fokus pada pengemudi dengan kontrol fisik dan tampilan digital yang ditempatkan langsung dalam area pandang.
Kursi berbahan serat karbon. Pemilihan bahan tersebut dirancang untuk memberikan posisi duduk yang lebih ergonomis dan umpan balik yang lebih jelas saat mobil dipacu kencang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Audi-mediacenter.com