INDOZONE.ID - Sejarah roda ternyata lebih muda daripada yang banyak orang bayangkan. Bukti tertua roda baru muncul sekitar 4.200–4.000 SM di Mesopotamia.
Menariknya, roda pertama bukan dipakai untuk kendaraan, melainkan untuk membuat tembikar. Bahkan seni, kosmetik, dan alat musik sudah ada jauh sebelum roda ditemukan.
Roda adalah komponen berbentuk lingkaran yang berputar pada poros untuk membantu memindahkan benda atau kendaraan dengan lebih efisien. Meski kini dianggap sebagai salah satu penemuan paling penting dalam sejarah manusia, roda justru datang cukup terlambat.
Sampai hari ini, tidak ada yang tahu siapa penemu roda pertama di dunia. Alasannya sederhana, roda lahir sebelum manusia mengenal tulisan.
Sejarah Roda Berawal dari Tembikar
Melansir bricscad.octave, banyak sejarawan meyakini roda pertama kali muncul di Mesopotamia, wilayah yang kini menjadi bagian dari Irak modern.
Bukti arkeologis menunjukkan roda sudah digunakan sekitar 4.200–4.000 SM.
Baca juga: Hyundai dan TVS Garap Kendaraan Listrik Roda Tiga
Baca juga: Tekanan Angin Ban Mobil Ring 13–18, Berapa yang Tepat?
Namun roda tersebut bukan untuk gerobak atau kereta. Fungsinya jauh lebih sederhana, yakni sebagai roda pemutar tembikar.
Fakta ini sering mengejutkan banyak orang. Selama ribuan tahun, manusia menggunakan roda untuk membentuk tanah liat, tetapi belum terpikir menggunakannya sebagai alat transportasi.
Di periode yang sama, berbagai peradaban masih memindahkan barang berat dengan cara diseret menggunakan kereta luncur sederhana.
Stonehenge dan Piramida Dibangun Tanpa Roda
Jika membayangkan proyek raksasa seperti Stonehenge atau Piramida Mesir, banyak orang langsung mengira roda berperan besar dalam proses pembangunannya.
Kenyataannya justru sebaliknya.
Para arkeolog meyakini batu-batu Stonehenge yang dibangun sekitar 3.000 SM dipindahkan menggunakan kereta luncur dan pelumas seperti lemak hewan untuk mengurangi gesekan.
Teori serupa juga muncul pada pembangunan Piramida Mesir. Beberapa penelitian menunjukkan para pekerja menyiram pasir dengan air agar batu raksasa lebih mudah ditarik.
Kendaraan Beroda Pertama Muncul Sekitar 3.500 SM
Perubahan besar terjadi sekitar 3.500–3.350 SM ketika kendaraan beroda mulai muncul di berbagai wilayah Eropa dan Asia.
Salah satu bukti tertua berasal dari Bronocice Pot di Polandia. Artefak yang berasal dari periode 3.635–3.370 SM itu menampilkan gambar kendaraan beroda empat.
Bukti lain ditemukan di Uruk, Mesopotamia, berupa tablet tanah liat yang menggambarkan kendaraan serupa.
Beberapa abad kemudian, kendaraan beroda dua mulai muncul dan menjadi dasar perkembangan kereta perang di berbagai peradaban kuno.
Dari Roda Kayu hingga Ban Modern
Teknologi roda terus berkembang. Sekitar 2.000 SM, masyarakat di wilayah Anatolia, yang kini menjadi bagian dari Turki, mulai menggunakan roda berjari-jari atau spoked wheel.
Desain ini membuat roda menjadi lebih ringan dan cepat. Keunggulan tersebut memberi keuntungan besar dalam peperangan pada masa itu.
Evolusi roda berlanjut hingga era modern. Pada 1847, penemu asal Skotlandia Robert William Thomson memperoleh paten pertama untuk ban pneumatik atau ban berisi udara.
Kemudian pada 1888, John Boyd Dunlop mengembangkan ban yang diproduksi secara massal. Awalnya ia ingin membuat sepeda roda tiga milik putranya lebih nyaman digunakan.
Dari situ, teknologi ban berkembang hingga melahirkan kendaraan modern yang kita gunakan saat ini, mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan listrik.
Penemuan Sederhana yang Mengubah Dunia
Meski bentuknya hanya lingkaran yang berputar pada poros, roda menjadi fondasi bagi banyak teknologi modern.
Tanpa roda, tidak akan ada mobil, sepeda, kereta api, mesin industri, hingga sebagian besar sistem transportasi yang menopang kehidupan manusia saat ini.
Ironisnya, salah satu penemuan paling berpengaruh dalam sejarah justru bukan yang tertua. Roda datang belakangan, tetapi dampaknya mengubah peradaban dunia selama ribuan tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bricscad.octave