INDOZONE.ID - Motor listrik dengan sistem mid drive mulai mendapat perhatian di Indonesia. Berbeda dengan hub drive yang menempatkan motor langsung di roda belakang, sistem mid drive menempatkan motor di tengah rangka dan menyalurkan tenaga melalui belt atau transmisi.
Hasilnya, distribusi bobot lebih seimbang, akselerasi lebih responsif, dan torsi yang lebih kuat saat menghadapi tanjakan.
Bagi pengguna yang sering melewati jalan menanjak atau membawa penumpang, motor listrik mid-drive menawarkan karakter berkendara yang lebih mirip motor konvensional.
Saat ini memang belum banyak pilihannya, tetapi beberapa model sudah resmi dipasarkan di Indonesia.
Baca juga: PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron, Target Pangkas Emisi 28 Ribu Ton
Baca juga: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta, Siapa yang Berhak Dapat?
Apa Itu Motor Listrik Mid-Drive?
Motor listrik mid-drive adalah motor listrik yang posisi penggeraknya berada di tengah rangka kendaraan. Sistem ini berbeda dengan hub motor yang ditempatkan langsung di roda belakang.
Keunggulan utama mid-drive adalah penyaluran tenaga yang lebih efisien serta distribusi bobot yang lebih ideal. Oleh karena itulah banyak motor listrik performa tinggi menggunakan konfigurasi ini.
Untuk kondisi jalan Indonesia yang beragam, termasuk tanjakan curam dan jalan bergelombang, sistem mid-drive sering dianggap lebih unggul dibanding hub drive.
Kenapa Motor Mid-Drive Lebih Jago Nanjak?
Kelebihan terbesar sistem mid-drive ada pada kemampuan menghasilkan torsi secara lebih efektif ke roda belakang.
Karena posisi motor berada di tengah kendaraan, distribusi berat menjadi lebih seimbang. Saat menghadapi tanjakan, tenaga yang disalurkan terasa lebih kuat dan stabil dibanding motor listrik dengan hub drive.
Itulah alasan mengapa motor listrik mid-drive sering dipilih oleh pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, baik untuk perjalanan perkotaan maupun medan yang menuntut tenaga ekstra.
6 Motor Listrik Mid Drive
Ini spesifikasi singkat enam motor listrik Mid Drive yang dilansir dari produsen motor listrik di Indonesia:
1. Polytron Fox 500
Kalau bicara motor listrik mid-drive lokal, Polytron Fox 500 menjadi salah satu yang paling menarik.
Motor ini menggunakan sistem mid-drive dengan v-belt, berbeda dari Polytron Fox R dan Fox S yang masih mengandalkan hub drive. Langkah ini menjadi lompatan besar bagi Polytron dalam mengembangkan motor listrik performa tinggi.
Fox 500 dibekali motor 5.000 watt dengan peak power mencapai 14.700 watt. Angkanya bahkan mendekati beberapa motor sport bermesin bensin berkapasitas kecil.
Performa yang ditawarkan juga cukup mengesankan. Motor ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 13,63 detik dan memiliki kecepatan puncak hingga 130 km/jam.
Untuk urusan daya jelajah, Polytron mengklaim Fox 500 mampu menempuh hingga 130 km dalam sekali pengisian baterai LiFePO4 berkapasitas 3,89 kWh.
Keunggulan:
- Mid-drive dengan v-belt
- Peak power 14.700 watt
- Top speed 130 km/jam
- Jarak tempuh hingga 130 km
- Desain maxi scooter
2. ALVA Cervo X
ALVA Cervo X menjadi salah satu motor listrik premium yang mengandalkan sistem mid-drive.
Motor ini menawarkan distribusi bobot yang seimbang serta karakter tenaga yang kuat sejak putaran awal. Kombinasi tersebut membuat Cervo X nyaman digunakan di jalan perkotaan maupun rute berbukit.
Keunggulan:
- Mid-drive motor
- Top speed 103 km/jam
- Jarak tempuh hingga 125 km
- Fast charging
3. ALVA Cervo Q
Varian terbaru keluarga Cervo ini tetap mempertahankan teknologi mid-drive sebagai senjata utamanya.
ALVA mengklaim motor ini memiliki torsi 53,5 Nm yang langsung tersedia sejak awal putaran. Karakter tersebut membuat akselerasi terasa spontan dan kuat saat menghadapi tanjakan.
Keunggulan:
- Torsi 53,5 Nm
- Mid-drive motor
- Responsif di tanjakan
- Cocok untuk mobilitas harian
4. ALVA Cervo
Inilah model yang memperkenalkan konsep motor listrik performa tinggi dari ALVA.
Motor ini menggunakan sistem mid-drive dengan tenaga maksimum 9,3 kW dan torsi 53,5 Nm. ALVA bahkan menyebut Cervo mampu menaklukkan tanjakan dengan kemiringan hingga 17 derajat.
Keunggulan:
- Mid-drive 9,3 kW
- Torsi 53,5 Nm
- Mampu melibas tanjakan curam
- Top speed 103 km/jam
5. ALVA Cervo Boost Charge
Versi ini menawarkan kemampuan pengisian daya lebih cepat tanpa mengorbankan performa.
Karakter tenaga yang kuat dan distribusi bobot seimbang tetap menjadi nilai jual utama berkat penggunaan sistem mid-drive.
Keunggulan:
- Mid-drive
- Fast charging
- Torsi besar
- Cocok untuk perjalanan jauh
6. MAKA Cavalry
Nama MAKA Cavalry cukup mencuri perhatian sejak kemunculannya.
Motor listrik buatan Indonesia ini menawarkan performa yang agresif dengan kecepatan maksimum 105 km/jam dan jarak tempuh hingga 160 km. Akselerasi 0-60 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 4,8 detik.
Meski MAKA lebih banyak menyoroti performa dan teknologi penggeraknya dibanding istilah mid-drive secara eksplisit, Cavalry menjadi salah satu motor listrik lokal yang bermain di segmen performa tinggi.
Keunggulan:
- Top speed 105 km/jam
- Jarak tempuh 160 km
- Akselerasi 0-60 km/jam dalam 4,8 detik
- Cocok untuk penggunaan harian dan luar kota
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber, Polytron Official, Alva Auto, Maka Motors