INDOZONE.ID - Polda Jawa Barat menanggapi berita viral yang menyebutkan adanya sindikat bengkel modus rem mobil hangus di kawasan Puncak, Jawa Barat.
Polisi meminta para wisatawan yang merasa menjadi korban untuk melaporkan kasus ini secara resmi ke polisi.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo. Dia mengimbau masyarakat untuk membuat laporan polisi terkait kasus ini.
"Silakan buat laporan polisi," kata Kombes Tompo saat dihubungi Indozone, Sabtu (28/10/2023).
Baca Juga: Viral Bengkel Modus Rem Berasap di Puncak, Mobil Korban Langsung Dibongkar!
Polisi membutuhkan laporan dari para korban agar polisi bisa lebih mudah mengusut kasus ini. Jika nantinya dalam pengusutan ditemukan adanya unsur pidana, Polda Jabar memastikan proses kasus ini akan terus berlanjut.
"Kita akan lihat jika ada tindak pidananya akan kita proses," ungkap Tompo.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menampilkan sebuah mobil yang tengah ditangani oleh sebuah bengkel. Pria diduga montir terlihat sedang mempreteli ban depan mobil tersebut.
Baca Juga: Dinas LH DKI ke Pihak Bengkel: Uji Emisi Jangan Dipisah dari Servis
Masih dalam akun tersebut, perekam mengatakan peristiwa itu diawali saat korban ditegur oleh pengendara sepeda motor dan mengatakan rem korban mengeluarkan asap.
Korban menduga mereka adalah sindikat, dimulai dari pemotor yang menegur korban hingga bengkel tempat mobik korban ditangani.
Kecurigaan semakin muncul saat berada di bengkel. Pasalnya, sang montir langsung melakukan aksi pencopotan ban mobil korban tanpa lebih dulu mengkonfirmasi kepada korban.
Writer: Putri Surya Ningsih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: