Jumat, 25 APRIL 2025 • 08:24 WIB

5 Cara Aman Mengendarai Motor Listrik di Jalan Raya: Jangan Kasih ke Anak di Bawah Umur!

Author

Motor listrik Honda CUV e:

INDOZONE.ID - Motor listrik makin populer di Indonesia. Desainnya simpel, perawatannya minim, dan tentunya ramah lingkungan.

Banyak orang beralih ke motor listrik untuk keperluan harian, apalagi di kota-kota besar yang sering macet. 

Sayangnya, masih banyak yang menganggap motor listrik, seperti mainan. Bahkan, tak sedikit yang membiarkan anak di bawah umur mengendarainya. Padahal, itu jelas berbahaya dan melanggar hukum.

Supaya kamu bisa mengendarai motor listrik dengan aman di jalan raya, berikut 5 cara yang wajib kamu ketahui dan terapkan setiap hari.

5 Tips Aman Berkendara Motor Listrik di Jalan Raya Indonesia

1. Pastikan Pengendara Sudah Cukup Umur dan Punya SIM

Ilustrasi SIM

Hal paling dasar, tapi sering diabaikan,  jangan biarkan anak di bawah umur membawa motor listrik di jalan raya. Meski terlihat ringan dan tidak bersuara, motor listrik tetap masuk kategori kendaraan bermotor.

Baca Juga: Ramai Digunakan, Ini 8 Tips Merawat Motor Listrik Supaya Awet dan Terawat

Artinya, untuk mengendarai motor listrik di jalan umum, pengendara harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Anak-anak di bawah umur belum punya refleks dan pemahaman penuh soal kondisi jalan. Memberikan motor listrik kepada mereka untuk digunakan di jalan raya, bisa sangat berbahaya, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

2. Gunakan Helm Standar dan Perlengkapan Keselamatan

Ilustrasi helm baru.

Banyak yang merasa motor listrik itu tidak terlalu cepat, jadi menganggap penggunaan helm bukan hal wajib. Padahal, ini kesalahan besar.

Meski tidak menghasilkan suara bising dan kecepatannya dibatasi, motor listrik tetap bisa menyebabkan kecelakaan jika tidak digunakan dengan hati-hati.

Baca Juga: Biaya Isi Daya Baterai Motor Listrik Maka Cavalry Gak Nyampe Rp10 Ribu, Jarak Tempuh hingga 160 Km

Selalu gunakan helm berstandar SNI, jaket, dan sepatu yang tertutup. Jangan lupa sarung tangan juga bisa bantu melindungi tangan saat berkendara.

Dengan perlengkapan yang tepat, risiko luka saat terjadi kecelakaan bisa diminimalisir.

3. Kenali Batas Kecepatan dan Kemampuan Motor

Motor listrik Honda CUV e:

Setiap motor listrik punya batas kecepatan dan kemampuan baterai yang berbeda-beda. Sebelum digunakan di jalan raya, kamu harus benar-benar memahami spesifikasi motor listrik milikmu, seperti kecepatan maksimum, jarak tempuh, serta sistem pengereman.

Baca Juga: Motor Listrik Charged Baycat Dirilis: Ngecas Full Cuma 40 Menit, Harga Mulai Rp29 Jutaan

Jangan paksakan motor listrik melaju lebih cepat dari kapasitasnya, apalagi kalau baterainya hampir habis.

Selain itu, jangan bawa motor listrik ke jalur cepat atau jalan tol, karena jelas tidak dirancang untuk itu.

Motor listrik idealnya digunakan di dalam kota dengan kecepatan sedang, bukan untuk ngebut atau menyalip kendaraan besar.

4. Rutin Cek Kondisi Motor Sebelum Digunakan

Motor listrik Honda EM1 e: juga dilengkapi dengan kapasitas baterai yang mumpuni.

Sama seperti motor bensin, motor listrik juga butuh perhatian. Sebelum digunakan, biasakan untuk cek kondisi rem, tekanan ban, lampu-lampu, dan level baterai.

Baca Juga: Indomobil Group Kenalkan Motor Listrik Adora di IIMS 2025, Sekali Cas Bisa Jalan 110KM!

Pastikan semua sistem bekerja normal, terutama sistem pengereman, karena ini sangat krusial untuk keselamatan.

Jangan pernah memaksa menggunakan motor listrik dengan kondisi baterai lemah atau rem tidak pakem.

Bisa-bisa, kamu malah mogok di tengah jalan atau tidak bisa berhenti tepat waktu saat situasi darurat terjadi.

5. Berkendara dengan Santai dan Selalu Waspada

Motor listrik dikenal punya tarikan awal yang spontan dan halus. Tapi justru karena itu, kamu harus lebih hati-hati dalam mengatur akselerasi, apalagi di jalanan padat atau saat menyalip.

Baca Juga: AHM Pamerkan Dua Konsep Motor Listrik di IIMS 2025: Modelnya Ganteng Banget!

Jangan agresif atau main gas rem mendadak, karena bisa bikin pengendara lain kaget. Selain itu, tetap jaga jarak aman dengan kendaraan lain, nyalakan lampu sein saat akan berbelok, dan hindari penggunaan ponsel selama berkendara.

Ingat, walaupun naik motor listrik yang hening dan tidak berisik, tetap saja kamu berada di tengah lalu lintas yang situasinya bisa berubah kapan saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: United Motor

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU