Ilustrasi penyebab AC mobil nggak dingin. (Freepik )
INDOZONE.ID - Salah satu keunggulan Honda Brio adalah, kenyamanan kabinnya yang ringkas dan praktis untuk harian.
Tapi, semua kenyamanan itu bisa langsung berkurang, kalau AC mobil mulai terasa kurang dingin atau malah mengeluarkan bau apek.
Masalah ini pastinya pernah dialami oleh pengguna Brio, apalagi yang sering pakai mobil di perkotaan dengan kondisi lalu lintas padat dan cuaca panas.
Nah, sebelum buru-buru ke bengkel, penting buat kamu tahu dulu penyebab utamanya. Berikut ini 5 penyebab AC Honda Brio kurang dingin dan bau apek, biar kamu bisa lebih paham dan tahu cara mengatasinya.
Bentuk filter udara Ferrox untuk Ninja 250 4-Silinder. (Dok. Ferrox)
Penyebab paling sering dari AC mobil yang nggak dingin atau berbau apek ada pada filter kabin. Komponen ini berfungsi menyaring udara yang masuk ke sistem AC, termasuk debu, polusi, dan kotoran halus.
Kalau sudah terlalu kotor, sirkulasi udara ke evaporator jadi terhambat dan udara yang keluar dari blower pun nggak segar.
Biasanya, tanda-tandanya gampang dikenali: udara dari kisi AC terasa lemah, suhu udara nggak sedingin dulu, dan muncul bau lembap seperti jamur.
Solusinya cukup sederhana, ganti filter kabin setiap 10.000–15.000 km atau lebih cepat kalau kamu sering lewat daerah berdebu.
Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)
Selain filter kabin, evaporator juga jadi sumber utama masalah AC bau apek. Komponen ini bekerja menurunkan suhu udara sebelum ditiup ke kabin.
Tapi, karena letaknya tersembunyi dan lembap, evaporator gampang ditumbuhi jamur atau lumut, terutama kalau AC sering dimatikan mendadak tanpa proses pengeringan.
Hasilnya, udara yang keluar jadi berbau tidak sedap dan pendinginan nggak maksimal.
Baca juga: 5 Kebiasaan yang Merusak AC Mobil dan Wajib Segera Kamu Hentikan, Jangan Sampai Nyesal!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Indonesia