Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mobil yang dipakai perjalanan jauh sering kali membawa muatan penuh, dan kondisi jalan yang tidak selalu ideal.
Mulai dari jalan berlubang, tanjakan, hingga hujan deras, semua itu bikin mobil bekerja lebih keras dari biasanya.
Masalahnya, banyak pemilik mobil langsung kembali ke rutinitas harian tanpa pengecekan.
Padahal, kondisi mobil bisa saja menurun tanpa gejala yang langsung terasa.
“Mobil bekerja keras saat liburan dan kemungkinan berpotensi terkena kendala di jalan yang membuat kondisinya menurun,” kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 dikutip Indozone, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Daftar Harga Toyota New Raize Terbaru: Tampilan yang Lebih Segar Exterior dan Interiornya
Servis mobil bukan cuma soal ganti oli. Pemeriksaan pasca perjalanan panjang bertujuan memastikan semua komponen vital masih bekerja optimal.
Mobil Toyota memang dikenal tangguh. Tapi tanpa servis berkala, potensi masalah kecil bisa berubah jadi kerusakan besar.
Berikut ini risiko jika lupa servis mobil setelah perjalanan jauh.
Baca juga: Mobil Matic Mogok Karena Banjir Harus Diapain? Daripada Salah Langkah, Perhatikan 5 Hal Penting Ini!
Jarak tempuh saat liburan sering melonjak tanpa disadari. Jika lupa ganti oli, kualitas pelumas menurun dan bisa mempercepat keausan mesin.
Filter udara, bensin, dan oli juga berperan penting.
Filter yang kotor bisa mengganggu sistem injeksi dan menurunkan performa mesin dalam jangka panjang.
Cairan radiator kerap luput dari perhatian. Jika volumenya berkurang atau habis, risiko mesin overheat jadi ancaman serius, terutama setelah mobil dipakai intensif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000