Ilustrasi membeli mobil bekas. (Freepik)
INDOZONE.ID - Membeli mobil bekas mirip main judi. Ada yang yang khawatir soal kondisi mesin, keaslian dokumen, sampai biaya tambahan setelah transaksi.
Padahal, dengan pendekatan yang tepat dan data yang cukup, risiko itu bisa ditekan.
Biasanya, banyak pembeli pemula terjebak pada harga murah tanpa melihat gambaran besarnya.
AkibatBterguur mobil bekas yang murah, mobil yang dibeli justru menuntut biaya servis besar di belakang.
Mulai dari mesin bermasalah, komponen aus, sampai dokumen yang tidak lengkap. Ujungnya malah merugi.
Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, menegaskan pentingnya membeli mobil bekas di tempat yang memiliki sistem dan tenaga ahli.
“Pelanggan tidak perlu takut selama mereka membeli mobil bekas di tempat yang sudah punya tenaga ahli,” ujarnya dikutip Indozone, Kamis (22/1/2026).
Menurut Agung, ada beberapa langkah yang harus dicermati sebelum membeli mobil bekasi. Salah satunya, jangan nafsu alias atur anggaran saat memilih mobil bekas.
Baca juga: Mengapa Mobil Bensin Bekas Lebih Diminati Dibanding Mobil Listrik?
Ini 4 langkah sebelum membeli mobil bekas.
Langkah paling mendasar dalam memilih mobil bekas adalah menyiapkan anggaran yang realistis.
Bukan hanya harga mobil, tapi juga biaya pajak, balik nama, dan perawatan awal.
Baca juga: Mobil Baru Kredit vs Mobil Bekas Cash, Ini Plus Minus yang Wajib Dipertimbangkan
Riset harga pasaran penting agar pembeli punya gambaran objektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Olxmobbi