Ilustrasi harga Toyota Kijang Innova Zenix 2026. (Dok. Auto2000.)
INDOZONE.ID - Sebagai salah satu pilihan MPV Premium di segmen elektrifikasi di Indonesia, Innova Zenix Hybrid hadir dengan teknologi mesin TNGA 2.0L yang dipadukan dengan sistem hybrid generasi kelima.
Berbeda dengan mesin bensin atau diesel konvensional, mobil hybrid memiliki karakteristik perawatan yang lebih spesifik.
Sebab, melibatkan komponen kelistrikan tegangan tinggi dan mesin yang bekerja secara bergantian (stop-and-go).
Memasuki tahun 2026, populasi Zenix Hybrid semakin meningkat, namun masih banyak pengguna yang belum memahami cara menjaga performanya agar tetap irit dan bertenaga.
Berikut adalah, 5 tips merawat mesin Innova Zenix Hybrid yang wajib kamu perhatikan!
Ilustrasi servis mobil. (Dok. Auto2000)
Ini adalah hal paling krusial bagi pemilik Zenix Hybrid. Di bawah jok penumpang depan terdapat kisi-kisi udara (air intake) yang berfungsi menyedot udara kabin untuk mendinginkan baterai hybrid.
Pastikan lubang ini tidak tertutup oleh karpet tambahan, tas, atau barang bawaan. Jika sirkulasi udara terhambat, baterai akan mengalami overheat.
Hal itu mengakibatkan sistem memaksa mesin bensin bekerja terus-menerus, dan efisiensi BBM menurun drastis.
Mesin M20A-FXS pada Zenix Hybrid memiliki kompresi yang tinggi untuk mengejar efisiensi maksimal. Penggunaan bahan bakar dengan oktan rendah (di bawah RON 92) akan menyebabkan gejala knocking atau "ngelitik".
Baca juga: Mengenal 5 Bahaya Penggunaan BBM Oktan Rendah di Kendaraan yang Harus Kamu Pahami!
Dalam jangka panjang, tumpukan kerak karbon akan menyumbat sistem injeksi dan merusak busi. Selalu gunakan bahan bakar berkualitas agar transisi antara motor listrik dan mesin bensin tetap halus dan tidak tersendat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000