Ilustrasi motor brebet dan penyebabnya. (Freepik.)
INDOZONE.ID - Motor brebet biasanya terjadi karena proses pembakaran bensin di dalam mesin tidak berjalan sempurna. Gejalanya bisa terasa saat akselerasi tersendat, tenaga hilang tiba-tiba, atau mesin seperti “batuk-batuk”.
Buat pengguna motor harian, kondisi ini jelas bikin waswas, apalagi kalau terjadi di tengah jalan macet atau saat ingin menyalip.
Secara teknis, motor brebet muncul karena suplai udara, bahan bakar, atau percikan api di ruang bakar tidak seimbang.
Masalahnya, penyebabnya bisa datang dari hal sepele yang sering diabaikan.
Berikut penjelasan penyebab motor brebet melansir laman Suzuki Indonesia.
Salah satu pemicu utama motor brebet adalah penggunaan bensin yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Setiap motor sudah dirancang dengan standar oktan tertentu.
Saat ini, banyak motor keluaran baru disarankan menggunakan RON 92 agar pembakaran lebih optimal.
Baca juga: Penyebab Lampu Rem Motor Nyala Terus dan Cara Mengatasi yang Wajib Dipahami Pengendara!
Baca juga: Ini Fungsi Karburator pada Motor, Bukan Sekadar Pengatur Bensin!
Jika tetap memaksakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah karena alasan harga, risiko knocking meningkat dan mesin jadi tidak stabil.
Menggunakan bensin campuran juga bisa memicu pembakaran tidak sempurna. Mesin terasa berat dan respons gas melambat.
Filter udara yang penuh debu membuat aliran oksigen ke ruang bakar terhambat. Akibatnya, campuran udara dan bensin jadi tidak ideal.
Hal yang sama berlaku untuk filter bensin. Kotoran yang menumpuk bisa mengganggu suplai bahan bakar. Mesin pun tersendat saat digas.
Kalau motor sudah terasa brebet saat putaran bawah, dua komponen ini wajib dicek lebih dulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia