Tampilan knalpot motor ngebul mengeluarkan asap putih. (Suzuki Indonesia)
INDOZONE.ID - Penyebab motor kadang keluar asap putih dapat terjadi karena beberapa kondisi. Dalam beberapa kondisi, asap putih dapat dikatakan normal.
Akan tetapi, di situasi lain, hal ini dapat menjadi tanda adanya oli yang masuk ke ruang bakar dan terbakar bersama bahan bakar.
Agar tidak salah langkah, penting untuk memahami perbedaan asap putih yang masih wajar dan yang sudah menjadi gejala kerusakan mesin.
Baca juga: 9 Jenis Servis Motor: Hanya Ada di Bengkel Inovatif yang Berbasis Teknologi
Jika asap putih tipis keluar dari knalpot saat mesin baru dinyalakan, biasanya itu hanya uap air akibat proses kondensasi di dalam knalpot.
Ketika mesin mulai panas, asap tersebut akan hilang dengan sendirinya. Dalam kondisi ini, tidak perlu khawatir. Ha ini bukan tanda kerusakan komponen mesin motor.
Berbeda dengan motor 2-tak yang memang menghasilkan asap karena bahan bakarnya bercampur oli samping. Pada motor 4-tak, asap putih tebal yang terus-menerus keluar dari knalpot justru perlu diwaspadai.
Jika asap putih muncul lebih sering dan tidak hilang setelah mesin motor panas, kemungkinan terdap masalah pada sistem pelumasan atau komponen mesin.
Berikut beberapa penyebabnya:
Ring piston yang sudah lama digunakan akan kehilangan daya rapatnya. Akibatnya, oli mesin merembes naik ke ruang bakar dan ikut terbakar saat proses pembakaran berlangsung.
Kondisi ini terjadi pada motor dengan jarak tempuh tinggi atau jarang ganti oli. Tanda lainnya adalah konsumsi oli menjadi lebih cepat habis.
Gesekan berlebih akibat pelumasan yang tidak optimal dapat menyebabkan piston atau blok silinder mengalami goresan. Ketika permukaan ini rusak, celah terbuka dan oli bisa masuk ke ruang bakar.
Selain asap putih, gejala lain yang mungkin muncul adalah tenaga mesin menurun dan suara mesin terdengar lebih kasar.
Baca juga: Jenis Sepeda Motor Berdasarkan Fungsinya, Dari Matic hingga Trail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Cengkareng, Wahana Honda