Ilustrasi Pengisian Baterai Motor Listrik
INDZONE.ID - Mengenal jenis baterai motor listrik menjadi panduan untuk pengguna pemula ataupun pengguna lama sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik.
Pasalnya, baterai bukan hanya sekadar komponen tambahan, melainkan “jantung” utama yang menentukan performa, jarak tempuh, hingga usia pakai motor listrik itu sendiri.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap motor listrik karena efisiensi energi, biaya operasional rendah, dan ramah lingkungan, pemahaman tentang jenis baterai menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Jika, salah memilih baterai dapat berdampak pada kenyamanan berkendara hingga biaya perawatan jangka panjang.
Baca juga: 5 Perawatan Motor Listrik setelah Hujan Deras yang Perlu Dilakukan, Bikin Awet!
Motor listrik merupakan kendaraan yang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber utama untuk menggerakkan dinamo.
Berbeda dengan motor berbahan bakar bensin, motor listrik tidak menghasilkan emisi karbon dan memiliki sistem yang lebih sederhana.
Di balik kesederhanaannya, baterai menjadi komponen paling vital. Kapasitas, jenis, dan kualitas baterai sangat memengaruhi:
Karena itu, memahami jenis baterai sebelum membeli motor listrik adalah langkah penting agar tidak salah pilih.
Dari berbagai jenis baterai yang ada, dua yang paling umum digunakan di Indonesia adalah SLA (Sealed Lead Acid) dan Lithium-Ion (termasuk LiFePO4). Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Baterai SLA sering ditemukan pada motor listrik dengan harga lebih terjangkau.
Kelebihan:
Kekurangan:
Baterai ini cocok untuk pengguna dengan kebutuhan ringan, seperti perjalanan jarak dekat dan penggunaan harian sederhana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Samoto