Ilustrasi ban motor kempes (Freepik)
INDOZONE.ID - Ban belakang motor matic goyang saat dikendarai bisa disebabkan oleh enam faktor.
Tekanan angin tidak sesuai, ban aus atau salah pasang, engine mounting bermasalah, velg bengkok, bearing roda aus, hingga shockbreaker yang sudah tidak berfungsi normal.
Kondisi ini berbahaya dan tidak boleh dibiarkan.
Banyak pengendara yang merasa ban belakang sedikit oleng lalu membiarkannya begitu saja.
Melansir laman Suzuki Indozneisa, roda yang tidak stabil bisa berujung kehilangan kendali, terutama saat kecepatan tinggi atau jalanan basah.
Masalahnya sering datang dari komponen yang tidak terlihat langsung. Bukan cuma soal ban kempes atau bocor.
Baca juga: 3 Ciri Aki Motor Matic Perlu Diganti yang Harus Dipahami, Jangan Sampai Drop!
Ini penyebab paling umum dan paling sering diremehkan. Tekanan angin yang kurang membuat ban menapak tidak merata, lama-lama aus tidak simetris, dan akhirnya oleng saat melaju.
Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi membuat ban keras, traksi ke aspal berkurang, dan motor terasa tidak stabil.
Cek tekanan ban secara rutin. Idealnya setiap dua minggu sekali.
Ban yang sudah retak atau aus parah tidak bisa menapak dengan baik di permukaan jalan.
Kondisi ini langsung berdampak pada kestabilan roda belakang.
Namun, ban baru pun bisa jadi sumber masalah kalau pemasangannya tidak presisi.
Jadi setelah ganti ban, pastikan bengkel memasangnya dengan benar sebelum motor dibawa pulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia