ilustrasi power steering. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Power steering merupakan komponen penting pada mobil yang berfungsi membantu meringankan putaran setir.
Ketika sistem ini mengalami gangguan, pengemudi biasanya akan merasakan setir menjadi lebih berat, muncul suara tidak biasa, hingga kebocoran oli.
Berikut penyebab kerusakan power steering serta estimasi biaya perbaikannya, sebagaimana INDOZONE telah rangkum dari berbagai laman, Kamis (30/04/2026).
Sebelum mengetahui biaya perbaikannya, penting memahami beberapa penyebab umum kerusakan pada sistem power steering. Berikut penyebab power steering bermasalah:
Baca juga: Filter Bensin Mobil Kotor Bikin Boros Bensin? Kenali Tandanya
Oli yang habis atau sudah tercemar dapat mengganggu kinerja sistem hidrolik. Akibatnya, setir terasa lebih berat saat diputar.
Kebocoran biasanya muncul pada bagian selang, seal, atau sambungan. Kondisi ini membuat tekanan dalam sistem menurun sehingga performa power steering tidak maksimal.
Seiring pemakaian, beberapa bagian seperti as (shaft), seal, dan rack steer bisa aus. Hal ini berdampak pada kenyamanan dan kestabilan setir.
Pompa yang tidak bekerja optimal tidak mampu menghasilkan tekanan yang cukup, sehingga bantuan putaran setir berkurang.
Jarang melakukan servis membuat kerusakan kecil tidak terdeteksi dan berpotensi menjadi masalah besar.
Biaya perbaikan power steering bervariasi tergantung jenis kerusakan dan tingkat keparahannya. Berikut estimasi biaya perbaikan power steering:
Kerusakan pada selang biasanya berupa retak atau bocor yang menyebabkan oli keluar.
Meski tergolong ringan, kerusakan ini sebaiknya segera ditangani agar tidak merusak komponen lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000, Daihatsu