Ilustrasi servis mobil. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Filter bensin sering dianggap sepele. Padahal, kalau komponen ini kotor, efeknya bisa kemana-mana, mulai dari mesin boros sampai mobil tiba-tiba mogok.
Di tengah harga BBM yang makin naik, ini jelas bukan hal yang bisa diabaikan.
”Memakai bensin sesuai rekomendasi justru akan menjaga efisiensi mesin dan membuat mobil tidak rakus meminum bensin. Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kondisi mesin dimana salah satu yang terpenting adalah filter bensin,” terang Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.
Singkatnya, filter bensin itu “penyaring” bahan bakar sebelum masuk ke mesin.
Tugasnya menyaring kotoran dari bensin, menjaga injektor tetap bersih, dan bikin pembakaran lebih optimal.
Kalau filter mulai mampet, aliran bensin jadi nggak lancar. Mesin pun harus kerja lebih keras. Ujungnya berdampak BBM jadi lebih boros.
Baca juga: Tips Merawat Mobil Warna Putih agar Tidak Menguning dan Tetap Mengkilap
Baca juga: Mobil Listrik Mogok Harus Diapain? Ini 5 Hal yang Perlu Dipahami Pemilik EV Biar Gak Panik
Mesin lama hidup padahal aki aman? Bisa jadi bensin yang masuk kurang karena filter kotor.
Lagi berhenti tapi mesin kayak “gelisah”? Itu tanda suplai bahan bakar nggak stabil.
Pas gas diinjak, mobil malah kayak nahan? Ini salah satu gejala paling kerasa.
Ini bukan nakut-nakutin, tapi realistis. Saat mobil butuh tenaga ekstra (misalnya nanjak), kebutuhan bensin ikut naik. Kalau filter udah parah, aliran bisa terhenti.
Hasilnya, mobil mati mendadak di tanjakan. Ini bahaya banget, apalagi kalau kondisi jalan ramai.
Belum lagi kalau kotoran lolos ke injektor. Biaya servisnya bisa jauh lebih mahal dibanding ganti filter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000