ilustrasi power steering. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Ada lima tanda oli power steering harus diganti.
Beberapa si antaranya, setir berat, bunyi dengung, warna oli menghitam, bau terbakar, dan ada kebocoran.
Kalau satu saja muncul, jangan tunda.
Pasalnya, kerusakan pompa power steering bisa jauh lebih mahal dari sekadar ganti cairan.
Baca juga: 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Mobil yang Cepat Panas Usai Perjalanan Mudik
Baca juga: 4 Bagian Interior Mobil yang Wajib Dibersihkan Usai Mudik, Ini Urutan yang Benar
Oli power steering bukan komponen yang sering dibicarakan. Tapi begitu bermasalah, efeknya langsung terasa di tangan.
Setir mendadak berat, respons kemudi lambat, dan berkendara jadi melelahkan.
Berikut lima tanda ole power steering harus diganti melansir laman Astra Daihatsu Indonesia.
Ini tanda paling umum dan paling mudah dirasakan langsung.
Kalau setir yang biasanya ringan tiba-tiba butuh tenaga ekstra, terutama saat parkir atau putar balik, kualitas oli power steering kemungkinan besar sudah menurun.
Penyebabnya bisa karena cairan sudah terlalu kotor, atau volumenya berkurang akibat kebocoran kecil yang tidak disadari.
Stir dan panel layar Xpander Cross 2025. (Dok. Mitsubishi Motors Indonesia)
Dengar suara mendengung atau mendesing dari area mesin setiap kali setir diputar?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor