Mitsubishi Destinator edisi 55 perjalan Mitsubishi di Indonesia. (Dok. Mitsubishi Motors Indonesia)
INDOZONE.ID - Pasar SUV keluarga di Indonesia makin ramai, tapi Mitsubishi Destinator datang dengan pendekatan yang cukup beda.
Bukan cuma soal desain gagah atau kabin luas, mobil ini juga menawarkan fitur yang bikin pengalaman berkendara terasa lebih adaptif.
Salah satu yang paling menarik adalah 5 mode berkendara (drive mode) yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan.
Fitur ini bikin mobil terasa “ngerti” kebutuhan pengemudi, baik saat harian di kota, maupun saat harus menghadapi jalan yang lebih menantang.
Baca juga: Update Harga Mitsubishi Xpander Cross Terbaru April 2026, Hemat Gak Nih Buat Harian?
Mode ini jadi default dan paling sering dipakai. Karakternya seimbang,Ntenaga cukup, konsumsi BBM tetap efisien, dan kenyamanan masih jadi prioritas.
Cocok buat kondisi lalu lintas kota yang padat, stop-and-go, atau sekadar perjalanan santai.
Jalan basah sering bikin deg-degan, apalagi kalau licin. Di sinilah Wet Mode bekerja.
Sistem akan mengatur traksi roda supaya tidak mudah selip.
Respons mesin juga dibuat lebih halus, jadi mobil tetap stabil meski melewati genangan atau aspal basah.
Buat kondisi musim hujan di Indonesia, mode ini terasa relevan banget.
Kalau rute mulai keluar kota dan ketemu jalan berbatu atau berkerikil, Gravel Mode jadi penyelamat.
Distribusi tenaga diatur supaya cengkeraman roda tetap optimal. Hasilnya, mobil tetap stabil dan tidak gampang kehilangan traksi di permukaan yang tidak rata.
Untuk kondisi yang lebih ekstrem, seperti jalan tanah atau berlumpur, ada Mud Mode.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitsubishi Motors