Ilustrasi Komponen Radiator Mobil (Freepik)
INDOZONE.ID - Komponen radiator mobil menjadi bagian penting dalam sistem pendingin mesin agar suhu kendaraan tetap stabil saat digunakan.
Tanpa radiator yang bekerja optimal, mesin mobil dapat mengalami overheat hingga berisiko merusak komponen internal mesin.
Melansir berbagai laman otomotif, Kamis (7/05/2026) radiator memiliki tugas utama membuang panas dari mesin ke udara luar melalui sirkulasi cairan pendingin atau coolant.
Sistem tersebut bekerja terus-menerus selama mesin mobil menyala.
Panas pada mesin muncul akibat proses pembakaran di ruang silinder. Saat mobil digunakan dalam waktu lama, suhu mesin akan terus meningkat.
Baca juga: 6 Tanda Radiator Rusak Sebelum Mesin Mobil Overheat
Karena itu, radiator dibutuhkan untuk menjaga temperatur mesin tetap berada di suhu ideal.
Cara kerjanya cukup sederhana. Coolant akan mengalir ke mesin untuk menyerap panas, lalu membawa suhu tersebut menuju radiator.
Setelah panas dibuang ke udara luar, cairan pendingin kembali bersirkulasi ke mesin.
Agar proses pendinginan berjalan maksimal, radiator terdiri dari beberapa komponen penting yang saling terhubung.
Berikut komponen radiator mobil sebagaimana sudah INDOZONE rangkum dari berbagai laman.
Upper tank berada di bagian atas radiator. Komponen ini berfungsi menampung coolant panas yang baru keluar dari mesin.
Dari upper tank, cairan pendingin akan dialirkan ke bagian radiator core untuk didinginkan sebelum kembali bersirkulasi ke mesin.
Radiator core merupakan bagian utama radiator yang terdiri dari pipa-pipa kecil dan saluran pendingin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Toyota, Suzuki Indonesia, Daihatsu, Auto 2000