Ilustrasi mobil overheat akibat radiator rusak. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Radiator rusak adalah salah satu penyebab utama mesin mobil overheat.
Tanda-tandanya bisa dikenali sejak awal, seperti cairan pendingin cepat habis, muncul tetesan air di bawah mobil, tutup radiator berlumpur, hingga indikator suhu mesin yang tiba-tiba melonjak.
Radiator berfungsi membuang panas mesin melalui sirkulasi cairan pendingin (coolant).
Coolant menyerap panas dari mesin, mengalir ke radiator, lalu panasnya dilepas ke udara luar.
Setelah dingin, coolant kembali bersirkulasi ke mesin, terus berulang selama mesin hidup.
Kipas radiator membantu proses ini dengan mengisap udara panas keluar dari ruang mesin.
Kalau salah satu komponen dalam rantai ini gagal, suhu mesin bisa melonjak dalam hitungan menit.
"Untuk memastikan cairan radiator sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin Toyota termasuk hybrid, selalu gunakan TMO Radiator Coolant yang dijamin asli hanya di bengkel resmi Auto2000," ujar Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.
Baca juga: 3 Ciri Aki Motor Matic Perlu Diganti yang Harus Dipahami, Jangan Sampai Drop!
Ada beberapa titik kegagalan yang perlu diwaspadai.
Endapan deposit dan partikel korosif bisa menyumbat saluran pipa pendingin.
Ini sering terjadi karena penggunaan cairan radiator yang tidak sesuai spesifikasi mesin.
Impeller yang korosi atau retak membuat sirkulasi coolant terhenti.
Begitu water pump bocor, volume cairan pendingin berkurang cepat dan satu-satunya solusi adalah penggantian komponen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000