CVT Motor Vespa Matic. (Instagram/@ajm_skuter)
INDOZONE.ID - Vanbelt, atau sering juga disebut sebagai sabuk CVT (Continuous Variable Transmission), adalah komponen vital dalam sistem transmisi sepeda motor.
Fungsinya adalah mentransmisikan tenaga dari mesin ke roda belakang dengan cara yang efisien.
Seperti bagian lainnya, vanbelt juga mengalami keausan seiring penggunaan, dan penting untuk menggantinya saat diperlukan.
Berikut adalah beberapa tanda-tanda vanbelt motor harus ganti. Simak penjelasan selengkapnya dibawah ini!
Jika kamu mendengar suara berdecit atau berderit ketika mengoperasikan sepeda motor, itu bisa menjadi tanda bahwa vanbelt mengalami keausan atau bahkan sudah aus.
Baca Juga: 7 Tips Supaya Tarikan Motor Jadi Lebih Enteng, Simak Selengkapnya!
Suara tersebut mungkin timbul karena gesekan yang tidak normal antara vanbelt dengan pulley CVT.
Jika kamu merasa bahwa sepeda motor sudah tidak lagi memberikan akselerasi yang sekuat biasanya atau terasa lebih lambat, itu bisa menjadi tanda bahwa vanbelt mulai aus.
Penurunan performa ini disebabkan oleh slip atau gesekan yang meningkat antara vanbelt dan pulley CVT.
Tangkapan Foto Cara Membersihkan Kerak dan Kotoran Pada Mesin (Youtube @Sikax Jidor)
Periksa secara visual kondisi vanbelt secara berkala. Jika kamu melihat retakan, sobekan, atau tanda-tanda keausan yang jelas, ini adalah tanda bahwa vanbelt perlu diganti segera.
Jangan lupa untuk memeriksa juga pulley CVT dan roller untuk memastikan tidak ada kerusakan lain yang menyebabkan keausan vanbelt.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com