INDOZONE.ID - Pernah gak kamu dengar suara aneh dari bagian depan mobil waktu stir dibelokkan? Misalnya bunyi “krek-krek”, “duk-duk”, atau bahkan “ngik-ngik” saat kamu memutar kemudi.
Meski kelihatannya sepele, suara seperti ini jangan diabaikan, karena bisa jadi pertanda ada masalah di sistem kemudi atau suspensi mobil kamu.
Bunyi di stir saat berbelok biasanya muncul karena gesekan, komponen aus, atau pelumasan yang sudah berkurang.
Kalau dibiarkan terus-menerus, masalah kecil ini bisa jadi besar dan berisiko bikin stir berat atau bahkan rusak total.
Nah, biar kamu gak salah langkah, berikut penjelasan lima penyebab utama kenapa stir mobil bisa bunyi saat berbelok. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Penyebab Stir Mobil Bunti Waktu Dibelokkan yang Harus Kamu Tahu
1. Karet atau Ball Joint Sudah Aus
Salah satu penyebab paling umum dari bunyi di stir adalah, ball joint atau karet pelindung (boot) yang sudah aus. Ball joint ini berfungsi menghubungkan roda dengan suspensi dan membantu pergerakan roda saat mobil berbelok.
Kalau bagian ini kering, robek, atau aus, biasanya akan timbul bunyi “krek-krek” atau “klotok-klotok” saat kamu memutar stir, terutama di tikungan tajam.
Selain bunyi, tanda lainnya bisa kamu rasakan dari stir yang terasa sedikit longgar atau nggak stabil saat dikendarai.
Solusinya, segera periksa kondisi ball joint di bengkel. Kalau karetnya robek, pelumas di dalamnya bisa keluar dan bikin gesekan semakin parah.
Mengganti komponen ini sejak awal jauh lebih murah daripada nunggu rusak total.
2. CV Joint (Constant Velocity Joint) Bermasalah
Kalau kamu pakai mobil berpenggerak depan (FWD), bunyi saat berbelok sering berasal dari CV joint yang rusak. CV joint ini tugasnya menyalurkan tenaga dari mesin ke roda depan agar bisa berputar mulus, bahkan saat roda dalam posisi miring karena belokan.
Baca juga: Jangan Dibiarkan, Ini 5 Penyebab Setir Mobil Tidak Lurus yang Wajib Kamu Perhatikan!
Kalau kamu mendengar bunyi “krek-krek” yang ritmis saat belok penuh, itu hampir pasti CV joint. Biasanya, masalah ini muncul karena pelindung karetnya sobek, membuat pelumas keluar dan debu masuk ke dalam, sehingga menimbulkan keausan di dalamnya.
Perbaikannya tergantung dari tingkat kerusakan. Kalau masih ringan, kamu bisa ganti pelindung karetnya. Tapi kalau sudah parah, CV joint-nya harus diganti supaya nggak merembet ke sistem penggerak lainnya.
3. Rack Steer atau Power Steering Mulai Aus
Bunyi dari stir juga bisa disebabkan oleh rack steer atau sistem power steering yang mulai aus. Rack steer adalah bagian utama sistem kemudi yang menghubungkan gerakan stir ke roda.
Kalau komponennya aus atau longgar, kamu bisa dengar bunyi “klak-klak” atau “duk-duk” tiap kali stir digerakkan.
Baca juga: 5 Bahaya Memutar Setir Mobil saat Parkir atau Berhenti Total, Waspada!
Sementara itu, kalau mobil kamu pakai power steering hidrolik dan terdengar bunyi “ngiiing” saat berbelok, bisa jadi itu karena oli power steering berkurang.
Kalau dibiarkan, pompa power steering bisa rusak dan membuat kemudi jadi berat.
Periksa kondisi dan volume oli power steering secara rutin, terutama kalau kamu sering mendengar bunyi saat stir dibelokkan. Penggantian oli yang tepat waktu bisa memperpanjang umur komponen ini.
4. Suspensi atau Bearing Roda Bermasalah
Sistem suspensi dan bearing roda juga berperan penting dalam menjaga kestabilan mobil saat berbelok. Kalau salah satu komponen ini rusak, suara dari bawah mobil akan terdengar jelas.
Bunyi “nguk-nguk” atau “klotok-klotok” biasanya menandakan bearing roda sudah aus atau shock absorber mulai lemah.
Baca juga: Kenapa Stir Mobil Bergetar Saat Kecepatan Tinggi? Ternyata Ini Penyebab yang Harus Kamu Ketahui!
Kalau kamu merasakan getaran di stir saat berbelok, besar kemungkinan bearing sudah rusak. Sementara suspensi yang aus bisa membuat stir terasa berat dan mobil jadi nggak stabil di jalan bergelombang.
Solusinya, periksa bagian suspensi depan, termasuk bushing dan bearing roda. Kalau memang sudah aus, sebaiknya segera diganti supaya nggak merembet ke sistem kemudi.
5. Kurang Pelumasan atau Komponen Kering
Kadang, penyebab stir bunyi nggak selalu karena komponen rusak, tapi karena pelumasan yang kurang. Bagian-bagian seperti sambungan stir, ball joint, dan CV joint perlu pelumasan yang cukup biar bisa bekerja mulus.
Baca juga: Setir Kulit Ngelupas? Ini 5 Cara Merawat Stir Kulit Supaya Tetap Awet dan Terawat
Kalau pelumas sudah habis atau kering, gesekan antarlogam akan menimbulkan suara berderit. Ciri-cirinya, bunyi biasanya muncul di belokan tajam atau setelah mobil lama nggak digunakan.
Pemeriksaan dan pelumasan rutin saat servis bisa mencegah hal ini. Selain bikin stir terasa lebih halus, juga menjaga umur komponen lebih panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000