Tampilan setir mobil milik BMW. (Instagram/@bmw)
INDOZONE.ID - Pernah melihat anak kecil yang antusias memutar setir mobil saat kendaraan sedang parkir? Sekilas memang lucu, tapi ternyata banyak juga pengemudi dewasa yang melakukan hal serupa tanpa sadar.
Padahal, memutar setir saat mobil diam termasuk kebiasaan yang bisa menimbulkan berbagai masalah pada sistem kemudi. Berikut beberapa bahayanya.
Setir dan layar utama BAIC BJ30 Hybrid. (Dok. BAIC Indonesia)
Salah satu kebiasaan yang bisa merusak power steering adalah memutar setir saat mobil belum bergerak. Dalam kondisi diam, sistem power steering harus bekerja ekstra keras karena tidak mendapat bantuan rotasi roda.
Baik pada sistem hidrolik maupun elektrik, tekanan fluida dan beban motor meningkat tajam, membuat komponen seperti seal, pompa, dan motor cepat aus atau bocor.
Awalnya memang tidak terasa, tetapi lama-kelamaan kamu akan mendengar bunyi berdengung atau setir terasa berat.
Jika sudah begitu, siap-siap biaya perbaikannya cukup menguras dompet. Jadi, biar aman, hindari memutar setir saat mobil diam dan lakukan saat mobil mulai berjalan perlahan.
Baca juga: 4 Cara Efektif Mengatasi Setir Mobil Terkunci Tanpa Harus ke Bengkel
Ketika mobil berhenti total, gesekan antara ban dan permukaan jalan menjadi jauh lebih besar. Jika kamu tetap memutar setir, tekanan ini langsung diterima oleh ban dan kaki-kaki seperti ball joint serta tie rod. Efeknya, bagian-bagian tersebut cepat aus bahkan bisa bengkok.
Selain itu, pola aus pada tapak ban bisa menjadi tidak merata, terutama di bagian tepi. Traksi pun menurun dan kenyamanan berkendara ikut terganggu. Kalau sudah begini, kamu akan lebih sering melakukan spooring dan balancing supaya arah mobil tetap stabil.
Maka dari itu, bahaya memutar setir saat berhenti tidak bisa dianggap remeh karena bisa membuat biaya perawatan jadi lebih tinggi.
Baca juga: Jangan Dibiarkan, Ini 5 Penyebab Setir Mobil Tidak Lurus yang Wajib Kamu Perhatikan!
Efek putar setir saat parkir tidak hanya terasa di ban dan power steering, tapi juga bisa berdampak pada rack steer dan sistem suspensi.
Rack steer berfungsi mengubah gerakan setir menjadi arah roda depan. Saat setir diputar dalam kondisi diam, tekanan horizontal meningkat dan membuat gear rack cepat longgar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com