Apakah Mitsubishi Pajero Sport Terbaru Boleh Diisi Bio Solar? Mending Simak Dulu Penjelasannya!
INDOZONE.ID - Sebagai salah satu SUV diesel paling populer di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport Dakar sering menjadi pilihan keluarga yang membutuhkan mobil bertenaga, nyaman, dan tangguh untuk berbagai kondisi jalan.
Namun, ada satu pertanyaan yang masih sering muncul di kalangan pemilik maupun calon pembelinya, apakah Pajero Sport Dakar boleh diisi Bio Solar?
Pertanyaan ini wajar banget muncul, mengingat Pajero Sport Dakar menggunakan mesin diesel modern dengan teknologi common-rail, yang sensitif terhadap kualitas bahan bakar.
Supaya kamu nggak salah isi dan justru bikin komponen mesin cepat rusak, yuk kita bahas tuntas penjelasannya.
Bolehkah Mitsubishi Pajero Sport Terbaru Diisi Solar Bersubsidi?
Meski secara teknis mesin diesel tetap bisa hidup memakai Bio Solar, Pajero Sport Dakar sebenarnya tidak dianjurkan mengisi BBM jenis ini.
Alasannya sederhana, Bio Solar punya kandungan sulfur yang jauh lebih tinggi dibandingkan BBM diesel modern yang direkomendasikan untuk mesin common-rail.Sebagai gambaran:
- Bio Solar (B35): Kandungan sulfur bisa mencapai maks. 2.500 ppm
- Pertamina Dexlite: Sekitar 1.200 ppm
- Pertamina Dex: Maks. 50 ppm (paling rendah dan paling bersih)
Baca juga: Gaji UMR Mau Beli Pajero? Mending Intip Harga Mitsubishi Pajero Sport Bekas Tahun 2012 di Sini!
Pajero Sport Dakar, yang memakai mesin 4N15 dengan sistem common-rail dan turbo diesel modern, dibuat untuk bekerja optimal dengan BBM bersulfur rendah.
Kandungan sulfur yang terlalu tinggi, bisa menyebabkan serangkaian masalah dalam jangka panjang. Bio Solar punya kandungan sulfur yang jauh lebih tinggi. Sulfur ini bisa meninggalkan endapan di injektor dan ruang bakar.
Selain itu, Bio Solar cenderung menyerap lebih banyak air, dan ini bisa memicu korosi di pompa injeksi. Partikel kotoran yang kecil pun bisa membuat fuel filter cepat mampet.
Baca juga: 5 Alasan Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Dakar Laris Manis dan Jadi Andalan, Selayak Itu?
Mungkin awalnya mobil masih enak dipakai, tapi beberapa minggu kemudian tarikan mulai berat, respons gas melambat, dan mesin lebih bergetar.
Banyak kasus juga menunjukkan indikator fuel filter muncul jika terlalu sering pakai Bio Solar.
Risiko Rusaknya Injektor dan Pompa yang Biayanya Tidak Main-main
Injektor pada Pajero Sport Dakar bekerja dengan toleransi yang sangat ketat. Begitu solar kotor masuk, injektor bisa tersumbat sampai akhirnya menetes tidak sesuai pola semprotan.
Kalau sudah begini, biaya perbaikan atau penggantian bisa tembus jutaan bahkan belasan juta rupiah.
Pompa injeksi yang dipaksa mengalirkan solar berkualitas rendah pun, lama-lama bisa aus dan kehilangan tekanan. Alhasil, mesin jadi tidak stabil dan performa terus menurun.
Selain merusak komponen, Bio Solar juga meninggalkan residu pembakaran yang lebih banyak.
Baca juga: 5 Keuntungan Mobil Diesel Terbaru pakai Solar Berkualitas yang Harus Kamu Tahu: Mesin Lebih Halus!
Pada mesin diesel lama mungkin tidak terlalu terasa, tapi pada Pajero Sport Dakar yang sudah memiliki sistem kontrol emisi modern, penumpukan residu justru membuat kerja sensor terganggu.
Dampaknya, kamu makin sering merasakan mesin kasar, boros, dan suara diesel jadi lebih keras, sesuatu yang sebenarnya bisa dihindari hanya dengan memakai solar yang tepat.
Jadi, Mitsubishi Pajero Sport Dakar tidak disarankan menggunakan Bio Solar. Secara teknis mobil memang masih bisa menyala, tapi risikonya sangat besar untuk jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitsubishi Motors