Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 12:30 WIB

Selain Bau Hangus, Ini 5 Ciri-ciri Kampas Rem Mobil Gosong yang Harus Kamu Pahami dan Deteksi!

Author

Ilustrasi kampas rem mobil yang aus. (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak pemilik mobil hanya sadar kampas rem bermasalah saat sudah tercium bau hangus menyengat. Padahal, sebelum sampai ke tahap itu, biasanya ada sejumlah tanda awal yang sering dianggap sepele.

Kalau dibiarkan, kondisi kampas rem gosong bisa bikin jarak pengereman makin panjang, rem terasa tidak pakem, bahkan memicu kerusakan di komponen lain seperti cakram. 

Kampas rem yang gosong biasanya terjadi karena panas berlebih akibat gesekan ekstrem antara kampas dan piringan rem.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari gaya mengemudi yang terlalu agresif, beban kendaraan yang terlalu berat, sampai jarangnya perawatan.

Supaya tidak telat sadar, berikut ciri-ciri kampas rem gosong selain bau hangus yang harus benar-benar kamu pahami.

Tanda-tanda Kampas Rem Mobil Hangus yang Harus Kamu Deteksi

1. Pedal Rem Terasa Lebih Dalam dari Biasanya

Ilustrasi tanda rem mobil mulai blong. (Toyota Astra Motor)

Salah satu tanda paling umum saat kampas rem mulai gosong adalah pedal rem terasa lebih dalam saat diinjak.

Biasanya, rem langsung merespons saat diinjak sedikit, tapi saat kampas mulai rusak, kamu harus menekan pedal lebih jauh agar mobil mau melambat.

Hal ini terjadi karena permukaan kampas sudah berubah karakter akibat panas tinggi. Kampas jadi keras dan licin, sehingga daya cengkeramnya terhadap cakram menurun.

Kalau kejadian ini terus dibiarkan, risiko rem blong bisa makin besar, apalagi saat kondisi darurat.

2. Rem Terasa Bergetar atau Berdenyut

Ilustrasi Pedal Gas dan Rem Mobil Matic

Ketika kampas rem sudah gosong atau tidak rata, biasanya akan muncul getaran saat pengereman. Getaran ini bisa terasa di pedal, setir, atau bahkan seluruh bodi mobil. Rasanya seperti rem “menendang” balik saat ditekan.

Baca juga: Rem Tiba-Tiba Tidak Berfungsi? Ini Cara Aman Menghentikan Mobil dengan Aman

Penyebabnya biasanya karena permukaan kampas maupun cakram sudah tidak rata akibat panas berlebih. Gesekan jadi tidak stabil, sehingga timbul vibrasi.

Banyak orang mengira ini cuma masalah sepele, padahal kalau dibiarkan bisa merusak disc brake secara permanen.

3. Bunyi Decit atau Gesekan yang Kasar

Ilustrasi kampas rem mobil. (freepik)

Selain bau, kampas rem yang bermasalah sering mengeluarkan suara decit atau gesekan kasar setiap kali rem diinjak.

Suaranya bisa berupa bunyi “cit-cit” tajam atau suara kasar seperti besi saling bergesekan.

Baca juga: Kapan Waktu Ideal Ganti Kampas Rem Mobil? Ini Pertanda yang Harus Kamu Tahu dan Rasakan!

Ini terjadi karena material kampas sudah mengeras atau menipis, bahkan bisa jadi besi dudukan kampas mulai bergesekan langsung dengan disc.

Kalau sudah sampai tahap ini, biasanya kondisi kampas sudah cukup parah dan perlu penggantian segera.

4. Daya Pengereman Menurun Drastis

Ilustrasi rem mobil blong. (freepik)

Ciri lain yang sering terasa tapi sering diabaikan adalah, jarak pengereman jadi lebih panjang. Mobil tidak langsung berhenti meskipun pedal sudah diinjak cukup dalam.

Hal ini sangat berbahaya, terutama saat berkendara di jalan tol atau kondisi lalu lintas padat. Penyebab utamanya karena kampas sudah kehilangan daya gesek optimal.

Baca juga: Kapan Waktunya Ganti Kampas Rem Mobil? Ini Jangka Waktu yang Harus Kamu Pahami!

Panas berlebih membuat material kampas mengalami glazing, yaitu permukaan menjadi licin seperti kaca. Akibatnya, rem tidak bisa menggigit cakram secara maksimal.

5. Muncul Asap Tipis dari Area Roda

Ilustrasi mesin kendaraan overheat. (gtautomotive.com)

Di kondisi yang sudah cukup ekstrem, kampas rem gosong bisa menghasilkan asap tipis yang terlihat dari area roda setelah pengereman berat.

Misal, saat turun jalan panjang atau setelah pengereman mendadak. Ini tanda bahwa, suhu di sistem pengereman sudah sangat tinggi.

Baca juga: 5 Ciri-ciri Kampas Kopling Mobil Hangus yang Harus Kamu Waspadai, Jangan Sampai Telat Mencegah!

Biasanya terjadi karena gaya berkendara yang sering menekan rem terus-menerus, terutama saat turunan, atau karena kampas sudah terlalu tipis tapi tetap dipaksakan.

Kalau sudah muncul asap, sebaiknya segera berhenti dan biarkan rem mendingin, lalu lakukan pengecekan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU