INDOZONE.ID - Kampas kopling adalah salah satu komponen vital dalam sistem transmisi manual. Bagian ini bekerja setiap kali kamu melakukan perpindahan gigi, sehingga wajar kalau perlahan-lahan mengalami aus. Tapi yang bahaya adalah ketika kampas kopling mulai hangus.
Banyak pengendara yang tidak sadar, kampas kopling mobilnya sudah bermasalah, sampai akhirnya performa mobil drop dan bahkan mogok di tengah jalan.
Supaya kamu gak mengalami hal yang sama, kamu wajib tahu ciri-ciri kampas kopling hangus sejak dini. Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu jadikan panduan, sebelum kerusakan semakin parah dan memakan biaya servis besar.
Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)
Ciri paling umum dari kampas kopling hangus adalah, akselerasi yang menurun drastis. Mobil terasa seperti kurang tenaga, padahal pedal gas sudah diinjak lebih dalam.
Ketika kampas kopling mulai terbakar atau aus parah, gesekan antara kampas dan plat tekan jadi tidak maksimal.
Akibatnya, tenaga dari mesin tidak tersalurkan dengan baik ke roda, sehingga mobil terasa berat, lamban, dan tidak responsif saat diajak berakselerasi.
Kondisi ini sering disalahartikan sebagai mesin bermasalah, padahal sumbernya ada di kopling.
Ilustrasi ac mobil bau apek. (freepik)
Kalau kamu mencium bau hangus seperti plastik atau karet terbakar saat macet atau saat sering main setengah kopling, bisa dipastikan kampas koplingmu sedang bekerja terlalu keras.
Bau sangit ini muncul karena gesekan berlebih yang membuat material kampas memanas hingga terbakar.
Baca juga: 5 Penyebab Kopling Mobil Keras yang Kamu Harus Tahu: Jangan Disepelekan!
Semakin lama dibiarkan, material kampas bisa semakin menipis dan rusak. Biasanya, bau ini muncul paling jelas setelah kamu menanjak atau membawa beban berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000