Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 09:30 WIB

Mending Ban Tubeless atau Biasa untuk Motor Matic? Ini 5 Hal yang Harus Dipahami!

Author

Ilustrasi Ban Tubeless

INDOZONE.ID - Pemilik motor matic sering dibuat bingung saat harus mengganti ban. Pilih ban tubeless atau tetap setia dengan ban biasa yang masih pakai ban dalam?

Sekilas perbedaannya terlihat sederhana, tapi dampaknya cukup besar ke kenyamanan, keamanan, sampai biaya perawatan jangka panjang.

Apalagi motor matic identik dengan pemakaian harian, sering kena jalan rusak, paku, dan cuaca yang tidak menentu. 

Supaya kamu tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, ada beberapa hal penting yang wajib dipahami sebelum memutuskan.

Berikut lima pertimbangan utama yang bisa jadi pegangan saat memilih ban tubeless atau ban biasa untuk motor matic kesayanganmu. Simak selengkapnya di bawah ini!

Bagusan Ban Tubeless atau Ban Biasa untuk Motor Matic Terbaru?

1. Tingkat Keamanan Saat Ban Bocor

Ilustrasi ban bocor. (freepik)

Ban tubeless unggul soal keamanan ketika terjadi kebocoran. Saat terkena paku, udara biasanya keluar perlahan sehingga motor masih bisa dikendarai ke bengkel terdekat tanpa langsung kempes total.

Ini sangat membantu, terutama saat kamu sedang di jalan ramai atau kecepatan sedang.

Sementara itu, ban biasa dengan ban dalam cenderung langsung kehilangan tekanan udara saat bocor. Kondisi ini lebih berisiko, terutama jika terjadi di kecepatan tinggi atau saat menikung.

Untuk penggunaan harian di kota besar, faktor keamanan ini sering jadi alasan utama banyak pengguna motor matic beralih ke tubeless.

2. Kenyamanan dan Stabilitas Berkendara

Ilustrasi aman berkendara motor. (Freepik)

Dari sisi kenyamanan, ban tubeless umumnya terasa lebih stabil. Tekanan udara lebih konsisten dan daya cengkeram ke aspal terasa lebih mantap, terutama saat melewati jalan bergelombang atau basah.

Getaran yang sampai ke setang juga cenderung lebih minim.

Baca juga: Ban Motor Menipis? Ini Hal Penting yang Wajib Dicek Pengendara

Ban biasa masih cukup nyaman, tetapi ketika tekanan udara mulai berkurang sedikit saja, handling motor bisa terasa berubah.

Untuk motor matic yang sering dipakai harian, kestabilan ini cukup berpengaruh ke rasa percaya diri saat berkendara.

3. Perawatan dan Kepraktisan

Ilustrasi servis motor. (YIMM)

Ban tubeless lebih praktis dalam hal perawatan. Jika tertusuk paku kecil, kamu bisa langsung ditambal tanpa perlu melepas ban dari velg.

Prosesnya cepat dan tidak ribet, cocok buat kamu yang mobilitasnya tinggi dan tidak mau buang waktu lama di bengkel.

Baca juga: 5 Penyebab Angin Ban Motor Berkurang Terus Padahal Gak Bocor, Simak Penjelasan Lengkapnya!

Sebaliknya, ban biasa membutuhkan proses lebih panjang saat bocor. Ban harus dilepas, ban dalam ditambal atau diganti, lalu dipasang kembali.

Dari sisi kepraktisan, ban tubeless jelas lebih unggul untuk pemakaian harian motor matic.

4. Biaya Awal dan Biaya Jangka Panjang

Ilustrasi ban tubeless. (Freepik)

Harga ban tubeless biasanya lebih mahal dibanding ban biasa. Selain itu, velg motor juga harus mendukung penggunaan tubeless agar hasilnya optimal. Ini membuat biaya awal terasa lebih besar.

Baca juga: 5 Cara Merawat Ban Motor Matic Supaya Awet dan Gak Cepat Botak Meski Dipakai Harian!

Namun, kalau dilihat dalam jangka panjang, ban tubeless justru bisa lebih hemat. Risiko bocor mendadak lebih kecil, tambal lebih murah, dan usia pakai ban cenderung lebih awet jika dirawat dengan benar.

Ban biasa memang murah di awal, tapi biaya tambal dan risiko ban dalam rusak bisa lebih sering terjadi.

5. Kesesuaian dengan Gaya Pakai Motor Matic

Ilustrasi motor matic (Unsplash/Farel Yesha)

Kalau motor matic kamu dipakai harian, sering lewat jalan rusak, dan jarang dicek tekanannya, ban tubeless jelas lebih cocok. Lebih aman, praktis, dan minim drama saat terjadi kebocoran di jalan.

Baca juga: 5 Bahaya Ban Motor Gundul yang Harus Kamu Pahami, Berisiko Tinggi!

Namun, jika motor jarang dipakai, penggunaan ringan, atau kamu ingin solusi paling ekonomis untuk jarak dekat, ban biasa sebenarnya masih layak digunakan.

Kuncinya ada di kebutuhan dan pola pemakaian masing-masing pengendara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU