Senin, 05 JANUARI 2026 • 11:30 WIB

Kenali Penyebab Ban Mobil Miring ke Dalam yang Harus Kamu Pahami, Jangan Sepelekan Hal Ini!

Author

Ilustrasi mengecek ban mobil. (Freepik.)

INDOZONE.ID - Pernahkah memperhatikan posisi roda mobil kamu dari depan atau belakang, dan merasa ada yang aneh? 

Ban yang seharusnya tegak lurus, justru terlihat miring ke arah dalam (bagian atas ban lebih dekat ke arah mesin). Dalam dunia otomotif, kondisi ini dikenal dengan istilah Camber Negatif.

Meskipun bagi sebagian pecinta modifikasi gaya ini dianggap keren, namun untuk penggunaan harian, ban yang miring ke dalam adalah sinyal bahaya.

Jika dibiarkan, ban akan habis tidak merata dan kestabilan mobil akan terganggu. Di awal tahun 2026 ini, pastikan kamu mengenali 3 penyebab utamanya agar mobil tetap aman dikendarai.

Kenapa Ban Mobil Miring ke Dalam? Ini Penyebab yang Harus Dipahami

1. Keausan pada Komponen Ball Joint

Ilustrasi servis ban mobil. (Freepik)

Ball joint adalah komponen vital pada kaki-kaki mobil, yang berfungsi sebagai sendi penghubung antara lengan ayun (arm) dengan knuckle roda. 

Karena fungsinya yang menopang beban sekaligus memungkinkan roda berbelok, komponen ini lama-kelamaan akan aus atau "oblak".

Baca juga: Mau Liburan? Ini Jenis Ban Mobil Terbaik yang Cocok Digunakan untuk Pergi Jarak Jauh!

Ketika ball joint sudah longgar, ia tidak lagi mampu menahan posisi roda dengan stabil. Akibatnya, roda akan kehilangan titik tumpu tegaknya dan cenderung miring ke dalam karena beban berat mobil.

Kamu bisa mendeteksinya jika mendengar bunyi "kletek-kletek" saat melewati jalan bergelombang, atau saat ban terasa bergoyang ketika didongkrak.

2. Kerusakan Bushing Arm yang Sudah Pecah

Ilustrasi servis mobil. (Freepik)

Bushing arm adalah karet penyangga yang berfungsi meredam getaran, antara komponen logam pada sistem suspensi.

Seiring usia pakai dan seringnya mobil menghantam lubang dengan kecepatan tinggi, karet ini bisa pecah, getas, atau sobek.

Baca juga: Ban Mobil Habis Sebelah? Ini 5 Penyebab yang Harus Kamu Pahami dan Wajib Diwaspadai!

Saat karet bushing rusak, posisi lengan ayun (arm) menjadi tidak presisi dan bergeser dari kedudukan aslinya. Pergeseran inilah yang kemudian menarik sudut roda, sehingga terlihat miring ke dalam.

Selain membuat ban miring, bushing yang rusak biasanya akan menimbulkan suara decit atau bunyi "gluduk" yang sangat mengganggu kenyamanan di dalam kabin.

3. Setelan Spooring (Camber) yang Tidak Akurat

Ilustrasi mobil sedang menjalani perawatan spooring. (INDOZONE/Harits Tryan Akhmad).

Tidak selamanya ban miring disebabkan oleh kerusakan komponen fisik. Kadang kala, penyebabnya adalah setelan sudut roda yang memang tidak tepat saat melakukan proses spooring.

Setiap mobil memiliki standar derajat kemiringan (camber) yang sudah ditentukan oleh pabrikan.

Jika proses spooring dilakukan di bengkel yang alatnya tidak terkalibrasi atau teknisinya kurang teliti, sudut camber bisa meleset ke arah negatif secara berlebihan.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Ini 5 Keuntungan Spooring Ban Mobil yang Harus Banget Kamu Lakukan Sebelum Liburan

Inilah pentingnya melakukan spooring secara rutin setiap 10.000 km di bengkel spesialis, yang memiliki peralatan modern untuk memastikan keempat roda kembali sejajar dan tegak lurus sesuai spesifikasi.

Jangan pernah menyepelekan ban yang miring ke dalam. Sebab, dampak paling instannya adalah ban mobil kamu akan "makan sebelah" di bagian dalam.

Sehingga, kamu harus merogoh kocek lebih dalam untuk ganti ban lebih cepat dari seharusnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU