INDOZONE.ID - Ban belakang motor matic goyang saat dikendarai bisa disebabkan oleh enam faktor.
Tekanan angin tidak sesuai, ban aus atau salah pasang, engine mounting bermasalah, velg bengkok, bearing roda aus, hingga shockbreaker yang sudah tidak berfungsi normal.
Kondisi ini berbahaya dan tidak boleh dibiarkan.
Kenapa Ban Motor Goyang Masalah Serius?
Banyak pengendara yang merasa ban belakang sedikit oleng lalu membiarkannya begitu saja.
Melansir laman Suzuki Indozneisa, roda yang tidak stabil bisa berujung kehilangan kendali, terutama saat kecepatan tinggi atau jalanan basah.
Masalahnya sering datang dari komponen yang tidak terlihat langsung. Bukan cuma soal ban kempes atau bocor.
Baca juga: 3 Ciri Aki Motor Matic Perlu Diganti yang Harus Dipahami, Jangan Sampai Drop!
6 Penyebab Ban Motor Matic Goyang
1. Tekanan Angin Tidak Sesuai Rekomendasi Pabrik
Ini penyebab paling umum dan paling sering diremehkan. Tekanan angin yang kurang membuat ban menapak tidak merata, lama-lama aus tidak simetris, dan akhirnya oleng saat melaju.
Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi membuat ban keras, traksi ke aspal berkurang, dan motor terasa tidak stabil.
Cek tekanan ban secara rutin. Idealnya setiap dua minggu sekali.
2. Ban Tua atau Pemasangan Kurang Presisi
Ban yang sudah retak atau aus parah tidak bisa menapak dengan baik di permukaan jalan.
Kondisi ini langsung berdampak pada kestabilan roda belakang.
Namun, ban baru pun bisa jadi sumber masalah kalau pemasangannya tidak presisi.
Jadi setelah ganti ban, pastikan bengkel memasangnya dengan benar sebelum motor dibawa pulang.
3. Engine Mounting Longgar atau Karet Getas
Engine mounting adalah komponen penghubung antara mesin dan rangka motor.
Fungsinya meredam getaran sekaligus menjaga mesin tetap di posisinya.
Kalau karet engine mounting sudah longgar atau getas, mesin bisa bergeser sedikit dari posisi normalnya.
Akibatnya roda belakang terasa oleng, terutama saat melaju di atas 60 km/jam.
4. Velg Bengkok
Velg bengkok biasanya terjadi akibat menghantam lubang dengan kecepatan tinggi atau tekanan ban yang terlalu rendah dalam waktu lama.
Velg yang tidak bulat sempurna membuat ban tidak bisa berputar stabil.
Kondisi ini tidak hanya bikin motor goyang — dalam kasus ekstrem, bisa menyebabkan ban pecah mendadak.
5. Bearing As Roda Aus
Bearing roda berfungsi menopang poros roda agar bisa berputar lancar dan seimbang.
Kalau bearing aus, biasanya karena oli gardan jarang diganti atau sering melewati jalan rusak, roda belakang akan mulai terasa goyang.
Solusinya straightforward: ganti bearing yang rusak dengan yang baru. Jangan tunda, karena kerusakan bearing yang dibiarkan bisa merembet ke komponen lain.
6. Shockbreaker Bocor atau Karat
Shockbreaker yang normal meredam guncangan dan menjaga motor tetap stabil di berbagai kondisi jalan.
Kalau sudah bocor oli, berkarat, atau retak, kemampuan redamnya turun drastis.
Efeknya terasa langsung. Motor jadi lebih mental di jalan bergelombang, dan ban belakang ikut terasa tidak terkontrol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia