Minggu, 17 MEI 2026 • 13:20 WIB

Bonceng Motor Gak Bisa Asal Duduk, Ini Aturannya

Author

Ilustrasi bonceng motor bertiga. (Dok. Korlantas Polri.)

INDOZONE.ID - Bonceng motor bukan Tinggal duduk, pegang pengemudi, lalu jalan. Ada posisi tubuh penumpang yang bisa memengaruhi keseimbangan motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Melansir laman Korlantas Polri, penumpang motor wajib mematuhi aturan lalu lintas, mulai dari penggunaan helm SNI hingga cara duduk yang benar selama perjalanan.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ada aturan jelas soal penumpang sepeda motor.

Aturan tersebut dibuat untuk menjaga stabilitas kendaraan dan mengurangi angka kecelakaan.

Wajib Pakai Helm SNI

Pasal 106 ayat (8) menyebutkan bahwa pengemudi dan penumpang motor wajib memakai helm berstandar SNI.

Kalau melanggar, ada ancaman sanksi pidana atau denda sesuai Pasal 291.

Penumpang Maksimal Satu Orang

Aturan lain ada di Pasal 106 ayat (9). Sepeda motor tanpa kereta samping dilarang membawa penumpang lebih dari satu orang.

Bonceng tiga di motor biasa jelas melanggar aturan. Selain bikin motor susah dikendalikan, distribusi beban kendaraan juga berubah drastis.

Risiko jatuh jadi lebih tinggi, terutama saat pengereman mendadak atau jalan licin.

Tips Jadi Boncenger yang Aman

Jadi penumpang motor ternyata ada tekniknya. Salah posisi sedikit saja bisa bikin pengendara kehilangan keseimbangan.

Duduk Menghadap Depan

Posisi paling aman adalah duduk menghadap ke depan dengan kedua kaki bertumpu di footstep.

Duduk menyamping mungkin terasa nyaman, apalagi buat yang pakai rok atau bawa barang banyak. Tapi posisi itu bikin titik keseimbangan motor berubah.

Saat motor menikung, tubuh penumpang juga perlu mengikuti arah kemiringan kendaraan. Jangan malah melawan gerakan motor.

Pegang Pengemudi dengan Benar

Korlantas Polri menyarankan penumpang memegang pinggang atau bagian perut pengemudi secara santai.

Cara tersebut membantu menjaga keseimbangan selama perjalanan.

Hindari menarik pakaian atau memegang bahu pengemudi karena dapat mengganggu konsentrasi.

Selain itu, hindari memegang behel atau pegangan yang ada di bagian belakang kendaraan, karena dapat memengaruhi stabilitas kendaraan.

Buat sebagian orang, pegangan belakang motor terasa lebih aman. Posisi tubuh jadi lebih kaku dan sulit mengikuti pergerakan motor.

Jangan Main HP saat Bonceng Motor

Biasanya penumpang sibuk scrolling selama perjalanan.

Kelihatannya sepele, tapi gerakan tangan dan perubahan fokus tubuh bisa memengaruhi keseimbangan motor.

Korlantas Polri juga mengingatkan penumpang untuk menghindari gerakan mendadak, berdiri di atas footstep, atau bermain ponsel saat motor berjalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Korlantas Polri

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU