INDOZONE.ID - Perbedaan sasis monokok dan ladder frame menjadi hal yang patut untuk diketahui bagi calon pembeli mobil, karena rancangan sasis sangat memengaruhi kenyamanan, kekuatan, hingga karakter mobil saat digunakan di berbagai kondisi jalan.
Sasis sendiri dapat diibaratkan sebagai rangka utama kendaraan yang menopang berbagai komponen mobil.
Dua jenis sasis yang paling umum digunakan pada mobil modern adalah monokok dan ladder frame. Keduanya punya fungsi serupa, tetapi karakter dan penerapannya berbeda.
Berikut penjelasan dari perbedaan sasis monokok dan ladder frame pada sasis mobil.
Baca juga: Mengenal Sasis Mobil: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Fungsinya bagi Kendaraan
Apa Itu Sasis Monokok?
Sasis monokok atau monocoque adalah konstruksi rangka yang menyatu dengan bodi mobil. Artinya, bodi dan struktur utama kendaraan bekerja sebagai satu kesatuan.
Model ini banyak digunakan pada mobil modern seperti sedan, hatchback, MPV, crossover, hingga beberapa SUV.
Kelebihan Sasis Monokok
1. Bobot lebih ringan dan efisien bahan bakar
Karena rangka dan bodi menjadi satu struktur, penggunaan material bisa dibuat lebih efisien. Bobot mobil cenderung lebih ringan, sehingga mesin tidak perlu bekerja terlalu berat. Kondisi ini berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.
Baca juga: 5 Kelebihan Sasis Mobil Monokok yang Harus Kamu Ketahui!
2. Handling lebih nyaman dan stabil
Sasis monokok umumnya memiliki pusat gravitasi lebih rendah. Hal ini membuat mobil lebih mudah dikendalikan, terutama saat bermanuver di jalan perkotaan atau aspal.
3. Mendukung keselamatan penumpang
Konstruksi monokok biasanya sudah terintegrasi dengan area penyerap benturan atau crumple zone. Struktur ini membantu meredam energi tabrakan agar dampaknya ke kabin bisa berkurang.
Kekurangan Sasis Monokok
Meski nyaman digunakan di jalan raya, monokok memiliki keterbatasan saat dipakai untuk beban berat atau jalur ekstrem.
Ground clearance biasanya lebih rendah dan daya tahannya terhadap tekanan berat tidak sekuat ladder frame.
Baca juga: 5 Kelebihan Sasis SUV Ladder Frame yang Perlu Kamu Ketahui, Beneran Lebih Kuat dan Tangguh?
Apa Itu Sasis Ladder Frame?
Ladder frame merupakan salah satu desain sasis tertua di industri kendaraan.
Bentuknya menyerupai tangga, karena terdiri dari dua batang utama memanjang yang dihubungkan beberapa cross-member.
Berbeda dari monokok, bodi dan rangka pada ladder frame dibuat terpisah. Karena itu, sasis ini juga kerap disebut body-on-frame.
Jenis ini banyak digunakan pada mobil pikap, SUV off-road, hingga truk.
Kelebihan Sasis Ladder Frame
1. Tangguh di medan berat
Sasis ladder frame dikenal kuat untuk menghadapi jalan rusak, berbatu, berlumpur, atau jalur off-road. Struktur rangkanya dirancang agar mampu menahan tekanan dan puntiran lebih besar.
Baca juga: 5 Daftar Mobil yang Pakai Chasis Ladder Frame Terlaris di Indonesia!
2. Kuat membawa beban berat
Karena konstruksinya kokoh, ladder frame cocok digunakan pada kendaraan niaga, pikap, atau SUV yang sering membawa muatan lebih besar.
3. Perbaikan relatif lebih mudah
Karena rangka dan bodi terpisah, beberapa komponen bisa lebih mudah diakses saat proses perbaikan atau perawatan.
Kekurangan Sasis Ladder Frame
Di sisi lain, sasis ini biasanya lebih berat dibanding monokok. Bobot tersebut dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar.
Selain itu, ground clearance tinggi juga dapat membuat mobil lebih rentan mengalami body roll atau limbung saat bermanuver cepat.
Baca juga: Dukung Bisnis, Fuso Hadirkan Truk Medium Sasis Panjang
Perbedaan Sasis Monokok dan Ladder Frame
Secara sederhana, perbedaan keduanya terlihat dari fungsi dan karakter penggunaan. Berikut perbedaan sasis monokok dan ladder frame:
Monokok
- Rangka menyatu dengan bodi
- Bobot lebih ringan
- Lebih nyaman dan stabil di jalan aspal
- Umumnya lebih efisien bahan bakar
- Cocok untuk sedan, hatchback, MPV, dan crossover
Ladder Frame
- Rangka dan bodi terpisah
- Struktur lebih kuat
- Cocok untuk beban berat dan medan off-road
- Ground clearance cenderung tinggi
- Umumnya digunakan pada SUV tangguh, pikap, dan truk
Baca juga: Kapasitas Lebih Besar, Hino Luncurkan Truk Sasis panjang
Mana yang Lebih Baik?
Perbedaan sasis monokok dan ladder frame bukan soal mana yang paling unggul, melainkan mana yang sesuai kebutuhan.
Jika mobil lebih banyak dipakai di area perkotaan, perjalanan harian, dan jalan aspal, sasis monokok umumnya menawarkan kenyamanan, handling lebih baik, serta efisiensi bahan bakar.
Akan tetapi, jika kendaraan sering digunakan di jalur berat, membawa muatan, atau melewati medan off-road, ladder frame lebih cocok karena daya tahannya lebih kuat.
Itulah penjelasan mengenai perbedaan sasis monokok dan ladder frame. Memahami karakter dua jenis sasis ini bisa membantu calon pembeli mobil memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dunlop, Carro