Selasa, 23 JUNI 2026 • 20:25 WIB

5 Cara Merawat Sunroof Mobil Supaya Awet dan Gak Bocor saat Hujan, Penting Banget!

Author

Ilustrasi sunroof mobil. (Freepik/ArthurHidden)

INDOZONE.ID - Fitur sunroof, moonroof, atau panoramic roof kini bukan cuma hadir di mobil-mobil mewah berharga miliaran rupiah.

Banyak pabrikan otomotif yang mulai menyematkan fitur kaca di atap ini pada lini mobil keluarga kelas menengah hingga compact SUV modern.

Kehadiran kaca atap ini jelas sukses mendongkrak estetika visual mobil jadi terlihat lebih berkelas, mewah, sekaligus memberikan kesan kabin yang lebih lapang.

Namun, di balik keindahan estetika dan fungsinya untuk menikmati pemandangan langit, komponen kaca atap ini membutuhkan perhatian ekstra dalam hal perawatan berkala.

Jika diabaikan, atap kaca bisa menjadi bumerang yang merepotkan, mulai dari munculnya karat, mekanisme macet, hingga risiko paling fatal, seperti bocor dan rembes saat hujan deras.

Biar kabin mobil kesayanganmu tetap kering dan terhindar dari drama plafon berjamur, yuk terapkan 5 cara merawat sunroof mobil berikut ini.

Tips Perawatan Sunroof Mobil Supaya Gak Rembes dan Bocor saat Hujan

1. Bersihkan Karet Pelapis Secara Rutin

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate dibekali dengan sunroof yang mewah. (Mitsubishi)

Karet elastis yang mengitari tepian kaca sunroof adalah benteng pertahanan utama yang bertugas menghalau air hujan dan debu agar tidak menerobos masuk ke dalam kabin. Karena posisinya di atas, komponen ini sangat sering terpapar terik matahari langsung dan perubahan cuaca.

Langkah perawatannya, bersihkan karet tersebut secara berkala menggunakan kain mikrofiber lembut yang dibasahi air bersih. Singkirkan debu, pasir, atau sisa kotoran yang menempel.

Agar karet tidak cepat mengeras, pecah-pecah, atau getas akibat kepanasan, semprotkan cairan silicone spray khusus karet secara rutin untuk menjaga elastisitasnya tetap kenyal dan kedap air.

2. Jaga Kebersihan Jalur Drainase Air (Drain Tube)

Tampilan Panoramic Sunroof di mobil listrik Neta X terbaru. (https://neta.co.id/)

Banyak pemilik mobil yang tidak tahu bahwa di balik mekanisme sunroof terdapat saluran pembuangan air kecil berbentuk pipa atau selang yang mengarah ke bawah kolong mobil. Saluran ini berfungsi mengalirkan air yang lolos dari karet luar agar tidak merembes ke plafon.

Baca juga: Sering Diperdebatkan, Seberapa Penting Fitur Sunroof di Mobil Kekinian? Ini 5 Hal yang Harus Dipahami!

Masalahnya, jalur drainase ini sangat rawan tersumbat oleh tumpukan debu, daun kering yang hancur, atau kerak sisa sabun cuci mobil. Jika tersumbat, air hujan akan tergenang di atap dan otomatis meluap membasahi plafon bagian dalam.

Cek saluran ini secara berkala, lalu bersihkan dengan cara menyemprotkan angin kompresor bertekanan rendah atau menusuknya secara perlahan menggunakan kawat kabel yang lentur agar jalurnya kembali plong.

3. Bersihkan Selokan Rumah Sunroof 

Volvo XC60 Hybrid terbaru 2025 dibekali dengan panoramic sunroof. (https://www.volvocars.com/)

Saat kamu membuka kaca sunroof, kamu akan melihat area kompartemen atau selokan kecil yang mengelilingi dudukan kaca tersebut. Area ini berfungsi menampung air sementara sebelum dialirkan ke lubang drainase.

Jangan biarkan area ini kotor penuh dengan pasir atau debu yang menebal. Ketika mobil dicuci, sempatkan untuk membuka sunroof dan seka area selokan ini menggunakan kain lap basah sampai benar-benar bersih.

Baca juga: BYD Atto 3 Advanced STD Dirilis dengan Harga Rp390 Juta, Gak Ada Panoramic Sunroof

Membiarkan kotoran menumpuk di area ini dalam waktu lama berisiko memicu genangan air yang memicu karat pada struktur besi atap mobil.

4. Beri Pelumas Khusus pada Bagian Rel dan Mekanisme Penggerak

Sunroof Toyota New Camry Hybrid EV (Toyota Indonesia)

Sunroof bekerja menggunakan motor listrik yang menggerakkan komponen mekanis di atas rel besi. Jika rel tersebut kering dan kotor, motor listrik akan bekerja ekstra keras, yang ditandai dengan munculnya suara berdecit kasar atau gerakan kaca yang tersendat-sendat saat dibuka-tutup.

Untuk mencegah mekanisme tersebut macet atau aus, bersihkan rel dari sisa gemuk (grease) lama yang sudah bercampur debu tanah. Setelah bersih, oleskan kembali pelumas khusus rel atau white lithium grease secukupnya.

Baca juga: 3 Rekomendasi Mobil Wuling yang Ada Sunroof, Mewah Banget!

Hindari menggunakan oli mesin biasa atau minyak goreng karena sifatnya yang mudah mengikat debu, yang justru akan membuat rel semakin kotor dan berkerak.

5. Operasikan Sunroof Secara Berkala, Jangan Didiamkan Terlalu Lama

Tampilan panoramic sunroof di Wuling Almaz Hybrid terbaru 2025. (https://wuling.id/)

Risiko kerusakan paling sering terjadi justru pada mobil yang sunroof-nya hampir tidak pernah dibuka oleh pemiliknya karena alasan takut bocor atau malas. Mekanisme yang terlalu lama diam akan membuat karet-karet pelapis saling lengket dan engsel-engsel mekanisnya menjadi kaku karena pelumas yang mengering.

Baca juga: Perbedaan Fitur Sunroof, Moonroof, dan Panoramic Roof pada Mobil Kekinian

Langkah pencegahan yang paling mudah adalah dengan rajin mengoperasikan fitur buka-tutup sunroof minimal satu atau dua kali dalam seminggu, misalnya saat kamu sedang memanaskan mobil di pagi hari atau saat mencuci mobil.

Gerakan berkala ini sangat penting untuk menjaga kelancaran dinamo penggerak, meratakan pelumas di sepanjang rel, serta mencegah karet atap menempel mati pada bodi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitsubishi Motors

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU