Minggu, 14 JUNI 2026 • 13:02 WIB

Harga Pertamax Naik? Nih 5 Cara Berkendara Ini agar Bensin Nggak Cepat Habis

Author

Ilustrasi isi bensin mobil. (freepik)

INDOZONE.ID - Naiknya harga bahan bakar membuat banyak pemilik kendaraan mulai lebih cermat dalam mengatur pengeluaran untuk mobilitas sehari-hari. 

Dalam kondisi seperti ini, cara berkendara yang diterapkan turut berperan dalam menentukan seberapa banyak BBM yang terpakai selama perjalanan. 

Semakin efisien kebiasaan mengemudi, semakin besar pula potensi penghematan yang bisa diperoleh. Kabar baiknya, mengurangi konsumsi BBM tidak selalu membutuhkan perubahan besar. 

Penerapan beberapa kebiasaan sederhana saat berkendara sudah cukup membantu menekan penggunaan bahan bakar tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun aktivitas harian. 

Baca juga: Seberapa Hemat Mobil Listrik Chery? Biaya Energinya Diklaim Antara Rp7.240 hingga Rp17.040 per Hari

Agar biaya operasional kendaraan tetap lebih hemat di tengah kenaikan harga BBM, berikut sejumlah langkah yang bisa mulai diterapkan.

1. Menjaga Kecepatan tetap Stabil

Mempertahankan laju kendaraan agar tetap konstan merupakan salah satu strategi paling efektif untuk menyiasati lonjakan harga BBM. 

Banyak dari pengendara yang masih terjebak pada kebiasaan menginjak gas dan rem secara agresif, yang sebenarnya menjadi pemicu utama borosnya bahan bakar. 

Ketika kecepatan berubah-ubah secara drastis, mesin dituntut untuk memproduksi tenaga lebih besar sehingga menyedot lebih banyak BBM. 

Efisiensi optimal justru baru tercapai saat kendaraan bergerak dalam ritme yang stabil dan teratur. 

Selain ramah di kantong, menerapkan metode berkendara yang halus ini terbukti mampu mereduksi rasa lelah dan menciptakan pengalaman perjalanan jarak jauh yang lebih rileks. 

Kontinuitas dalam menjaga stabilitas kecepatan inilah yang menjadi kunci utama penghematan finansial jangka panjang kamu.

2. Menghindari Akselerasi Mendadak

Kebiasaan melakukan akselerasi instan sering kali menjadi respons otomatis pengendara saat menghadapi ritme lalu lintas yang berubah-ubah. 

Namun sayangnya, sedikit yang menyadari bahwa hentakan gas yang mendadak ini menuntut pasokan energi yang besar dalam waktu singkat, sehingga membuat tangki bensin cepat terkuras. 

Untuk mengatasinya, teknik akselerasi yang halus dan bertahap sangat direkomendasikan karena mampu meringankan beban kerja mesin secara signifikan. 

Selain terbukti ampuh menekan pengeluaran untuk BBM, cara ini juga memberikan perlindungan tambahan bagi komponen vital kendaraan dari risiko keausan dini akibat beban kerja yang terlalu ekstrem. 

Mengingat harga bahan bakar yang terus merangkak naik, mengubah kebiasaan kecil saat menginjak gas ini bisa menjadi langkah konkret yang sangat membantu dalam mengontrol anggaran transportasi bulanan.

3. Mengurangi Waktu Mesin Menyala saat Berhenti

Sering kali pengendara tidak sadar membiarkan mesin kendaraan terus menderu saat berhenti cukup lama, baik karena sedang menunggu seseorang maupun saat mandek di lokasi tertentu. 

Kebiasaan ini sebenarnya menjadi salah satu pemicu bensin cepat habis, karena mesin tetap melakukan pembakaran meskipun kendaraan tidak melaju. 

Dengan membiasakan diri mematikan mesin saat harus berhenti dalam waktu lama, kamu bisa menghindari konsumsi BBM yang tidak perlu. 

Di samping mendatangkan keuntungan dari sisi efisiensi bahan bakar, langkah ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan cara mengurangi pembuangan emisi gas. 

Mengingat harga bahan bakar yang semakin merangkak naik, penghematan sekecil apa pun kini menjadi sangat bernilai untuk menekan pengeluaran transportasi.

4. Memilih Rute Perjalanan yang Lebih Efisien

Menentukan jalur yang akan dilewati sebelum berkendara adalah salah satu strategi paling efektif untuk menekan pemborosan bahan bakar. 

Ketika terjebak di tengah kemacetan, mesin mobil atau motor akan bekerja ekstra keras dalam kondisi diam, sehingga jarak dekat pun bisa memakan biaya bensin yang membengkak. 

Untuk mengatasinya, pemanfaatan informasi lalu lintas terkini sangat disarankan agar kamu bisa beralih ke rute yang lebih lancar. 

Melaju di jalur yang minim hambatan tidak hanya mempercepat waktu sampai ke tujuan, tetapi juga menjaga ritme mesin tetap stabil sehingga bensin tidak terbuang sia-sia. 

Di era penyesuaian harga bahan bakar yang semakin tinggi, manajemen rute yang cerdas ini menjadi kunci penghematan biaya transportasi bulanan kamu.

5. Mengurangi Beban Kendaraan yang tidak Diperlukan

Membiarkan barang-barang tak terpakai menumpuk di dalam mobil atau motor merupakan salah satu pemicu tersembunyi dari borosnya konsumsi bahan bakar. 

Beban tambahan yang dibawa setiap hari menuntut mesin untuk memproduksi tenaga yang lebih besar selama perjalanan. Akibatnya, efisiensi kendaraan menurun seiring dengan bertambahnya berat muatan yang diangkut. 

Solusi termudahnya adalah dengan rajin mengosongkan bagasi dari benda-benda yang jarang digunakan. 

Langkah ini tidak hanya efektif memangkas pengeluaran untuk BBM, tetapi juga memberikan bonus berupa interior kendaraan yang lebih bersih dan teratur. 

Baca juga: Panduan Membeli Mobil Listrik Murah di Tahun 2026 untuk Pemula, Simpel Kok!

Di era penyesuaian harga bahan bakar yang semakin tinggi seperti sekarang, membuang beban yang tidak perlu menjadi strategi cerdas untuk meminimalkan biaya operasional operasional bulanan kamu.

Kenaikan harga BBM membuat kebiasaan berkendara yang efisien semakin penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Pada akhirnya, perubahan pada kebiasaan-kebiasaan kecil sering kali mendatangkan efek penghematan yang jauh lebih signifikan daripada yang kita duga sebelumnya. 

Dengan mulai mengadopsi gaya berkendara yang lebih cerdas dan bijaksana, kamu dapat menjaga stabilitas pengeluaran finansial secara optimal tanpa harus mengorbankan kelancaran mobilitas harian yang dibutuhkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU