Minggu, 05 JULI 2026 • 17:01 WIB

Tips Pengajuan Kredit Motor Nggak Ditolak

Author

Ilustrasi kredit motor. (Dok. Generatif AI Gemini)

INDOZONE.ID - Kredit motor bisa lebih cepat disetujui jika calon pemohon menyiapkan dokumen lengkap, memiliki riwayat kredit yang baik.

Penghasilan juga harus sesuai dengan kemampuan membayar cicilan.

Faktor-faktor tersebut menjadi dasar perusahaan pembiayaan dalam menilai kelayakan calon debitur.

Banyak orang mengira pengajuan kredit motor hanya soal mengisi formulir.

Padahal, proses penilaian dimulai dari kelengkapan dokumen yang diserahkan.

Perusahaan pembiayaan akan memverifikasi identitas, alamat, hingga kemampuan finansial sebelum memutuskan menerima atau menolak pengajuan.

Kalau ada data yang tidak sesuai atau dokumen kurang lengkap, proses persetujuan biasanya memakan waktu lebih lama.

Baca juga: Cara Kredit Motor yang Benar, Perhatikan Hal Ini Sebelum Ambil Cicilan!

Pastikan Syarat Dasar Sudah Terpenuhi

Sebelum mengajukan kredit, cek dulu apakah syarat dasarnya sudah sesuai.

Umumnya, pemohon harus berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Selain itu, usia maksimal saat tenor berakhir biasanya sekitar 60 tahun, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan pembiayaan.

Identitas juga perlu diperhatikan.

Pastikan data pada KTP dan Kartu Keluarga masih berlaku serta memiliki alamat yang sesuai.

Ketidaksesuaian data sering menjadi penyebab proses verifikasi tertunda.

Cek Riwayat Kredit Sebelum Mengajukan

Salah satu faktor yang sering luput adalah riwayat kredit.

SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) merupakan basis data yang mencatat histori pembayaran kredit seseorang.

Perusahaan leasing biasanya menggunakan data ini untuk melihat apakah calon debitur memiliki tunggakan atau tidak.

Jika status kolektibilitas masih lancar, peluang pengajuan disetujui biasanya lebih besar.

Sebaliknya, tunggakan yang belum diselesaikan bisa menjadi catatan bagi pihak pembiayaan.

Penghasilan dan DP Juga Berpengaruh

Selain riwayat kredit, perusahaan pembiayaan juga melihat kemampuan membayar cicilan.

Karyawan umumnya diminta melampirkan slip gaji dan surat keterangan kerja.

Sementara pekerja lepas atau pelaku usaha bisa menggunakan mutasi rekening maupun bukti aktivitas usaha sebagai pendukung.

Ada satu hal lagi yang patut dipertimbangkan, yaitu uang muka atau down payment (DP).

DP yang lebih besar memang membutuhkan dana lebih di awal.

Namun, cicilan bulanan bisa menjadi lebih ringan karena nilai pinjaman berkurang.

Sebaliknya, DP rendah membuat angsuran dan total bunga cenderung lebih besar.

Pilih Leasing Resmi

Masih tinggal di alamat yang berbeda dengan KTP?

Jika iya, surat keterangan domisili bisa membantu memperlancar proses survei lapangan, terutama bagi perantau yang bekerja di kota lain.

Terakhir, pastikan mengajukan kredit melalui perusahaan pembiayaan yang terdaftar dan diawasi OJK. Selain memberi kepastian hukum, perusahaan resmi umumnya memiliki prosedur yang lebih transparan dan layanan purna jual yang lebih jelas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fifgroup

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU