INDOZONE.ID - Fitur sunroof pada mobil kini semakin populer karena mampu memberikan kesan kabin yang lebih mewah, lapang, dan modern. Namun, di balik daya pikat estetikanya, komponen atap kaca ini membutuhkan perhatian ekstra dalam hal perawatan harian, terutama saat memasuki musim hujan.
Jika diabaikan, sunroof rentan mengalami masalah seperti karet mengeras, mekanisme macet, hingga kebocoran air yang merembes ke dalam plafon kabin.
Agar atap kaca kendaraan tetap berfungsi optimal dan bebas bocor meski diguyur hujan deras, simak lima cara merawat sunroof yang wajib kamu lakukan!
Perawatan Sunroof Mobil Supaya Awet dan Gak Bocor
1. Bersihkan Saluran Pembuangan Air Secara Berkala
Setiap sunroof dilengkapi dengan jalur pembuangan air (drainage hose) di sekitar bingkainya yang berfungsi mengalirkan sisa air hujan ke bawah bodi mobil.
Seiring waktu, debu, daun kering, dan kotoran bisa menumpuk dan menyumbat jalur ini. Pastikan untuk membilas dan membersihkan lubang drainase ini secara rutin agar air tidak menggenang dan merembes ke interior.
2. Rawat Karet Lis (Rubber Seal) Agar Tetap Lentur
Karet lis yang melingkari panel kaca berfungsi sebagai benteng utama penyekat air. Paparan panas matahari berlebih dapat membuat karet menjadi keras, getas, atau retak.
Baca juga: Kenali Perbedaan Sunroof dan Panoramic Roof yang Sering Tertukar, Ini Lho Bedanya!
Usapkan cairan pembersih atau silicone spray khusus karet secara berkala untuk menjaga elastisitasnya sehingga penyegelan tetap rapat saat panel dilapisi tekanan air hujan.
3. Lumasi Jalur Rel dan Mekanisme Penggerak
Mekanisme buka-tutup sunroof mengandalkan rel dan penggerak elektrik yang memerlukan pelumasan. Bersihkan debu halus yang menempel pada jalur rel mengimbangi gesekan, lalu berikan pelumas berjenis grease cair atau minyak pelumas khusus.
Hindari penggunaan oli bekas atau grease berlebihan yang justru dapat mengikat kotoran dan membuat pergerakan kaca menjadi tersendat.
4. Operasikan Sunroof Secara Rutin
Meskipun kamu jarang membukanya saat berkendara harian, usahakan untuk tetap mengoperasikan sunroof setidaknya satu atau dua kali dalam seminggu.
Baca juga: BYD Atto 3 Advanced STD Dirilis dengan Harga Rp390 Juta, Gak Ada Panoramic Sunroof
Membuka dan menutup panel kaca secara berkala mencegah mekanisme engsel atau motor penggerak menjadi kaku akibat terlalu lama mati (stuck).
5. Segera Keringkan Setelah Dicuci atau Terkena Hujan
Setelah mobil menerjang hujan deras atau selesai dicuci, biasakan untuk menyeka sisa-sisa air di sekitar bingkai dan celah luar sunroof menggunakan kain mikrofiber yang bersih.
Menbiarkan air menggenang terlalu lama di area lipatan karet dapat memicu munculnya jamur kaca serta mempercepat proses pelapukan pada komponen berbahan karet.
Baca juga: 3 Rekomendasi Mobil Wuling yang Ada Sunroof, Mewah Banget!
Merawat sunroof sebenarnya tidaklah rumit selama dilakukan secara konsisten. Dengan menjaga kebersihan jalur air dan kelenturan karet penyekatnya, kamu bisa menikmati sensasi berkendara dengan atap terbuka tanpa perlu cemas mengalami kebocoran saat cuaca buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000